“Saya sudah mulai sedih. Seperti ini semuanya telah berakhir,” kata Yamina, 39 tahun, masih dari laporan Al Jazeera.
“Kami perlu membiasakan diri dengan kota yang relatif sepi. Kesibukan dan kesemrawutan kemarin adalah bagian terbaik dari acara ini,” ia menambahkan.
Sekarang Qatar kembali ke kehidupan normal. Namun mereka pernah punya cerita yag begitu membahana, sebagai salah satu negara yang sukses menggelar Piala Dunia. (JFA)



















