Di tempat lain para pekerja terlihat menurunkan merek dan bendera Piala Dunia. Juga menyingkirkan pagar-pagar besi portabel, yang dipasang di sekitar stasiun Metro Doha.
Di dalam stasiun terlihat sedikit kerumunan. Tidak ada orang yang jalan cepat atau bergegas mengejar kereta.
Mimi Mohammed, residen Qatar dari Inggris, mengungkapkan masih merasa kewalahan dengan kesibukan selama empat minggu terakhir. “Namun suasananya benar-benar menginspirasi,” ucapnya.
Yamina Usman dari Pakistan yang bekerja di Doha, mengaku mulai sedih bahkan sebelum partai final berlangsung. Ia rindu dengan kepadatan selama Piala Dunia.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



















