Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSPAD Gatot Subroto. [Foto: WiDEAZONE.com]

Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSPAD Gatot Subroto. [Foto: WiDEAZONE.com]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Beredarnya video Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam di media sosial soal gaya bicaranya dalam pengucapan selamat milad ke-5 Pesantren Azzahra menuai ragam kontroversi dari netizen. Ternyata, orang nomor dua tersebut sedang sakit dan tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat [RSPAD] Gatot Subroto Jakarta.

‎Kabar itu disampaikan Wali Kota Palembang Ratu Dewa. Ia mengatakan kondisi kesehatan Prima Salam menurun akibat kelelahan setelah menjalani aktivitas dan agenda pemerintahan yang cukup padat dalam beberapa waktu terakhir.

‎”Kondisi tersebut memicu gangguan kesehatan yang mengarah pada gejala hipertensi atau tekanan darah tinggi sehingga memerlukan penanganan medis lebih lanjut,” ungkapnya.

‎”Memang Pak Wakil Wali Kota saat ini sedang berobat dan menjalani masa pemulihan di rumah sakit di Jakarta. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Kota Palembang agar beliau segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Ratu Dewa kepada wartawan, Selasa 9 Juni 2026.

‎Dewa menjelaskan, sebelum berangkat ke Jakarta, Prima Salam telah berkomunikasi dan berpamitan kepadanya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara intensif. Karena itu, ia menegaskan bahwa keberangkatan wakilnya ke ibu kota murni untuk kepentingan pengobatan dan tidak terkait dengan isu-isu lain yang berkembang di ruang publik.

‎”Saya kira tidak benar jika dikaitkan dengan hal-hal lain. Beliau murni berobat. Bahkan sebelum berangkat beliau sudah berpamitan kepada saya dan saya memang mendorong beliau untuk fokus menjalani pengobatan karena kondisi fisiknya yang kelelahan,” katanya.

‎Menurut Dewa, beban pekerjaan yang tinggi dan mobilitas yang padat menjadi salah satu faktor yang diduga memengaruhi kondisi kesehatan Prima Salam. Meski demikian, ia menyerahkan sepenuhnya penjelasan medis kepada tim dokter yang menangani perawatan Wakil Wali Kota Palembang tersebut.

‎”Memang ada kecenderungan gejala hipertensi karena kelelahan. Namun untuk diagnosis dan penjelasan lebih lanjut tentu akan disampaikan oleh pihak dokter yang menangani,” ujarnya.

Panglima RDPS Zulinto: Prima Salam Jalani Pemeriksaan DSA

‎Sola ragam spekulasi liar beredar, Panglima Kemenangan RDPS Dr Ahmad Zulinto menegaskan narasi yang mengaitkan Wakil Wali Kota Palembang dengan dugaan mengonsumsi obat-obatan terlarang merupakan informasi yang tidak benar. Menurutnya, kondisi yang tampak dalam video tersebut justru menunjukkan gejala gangguan kesehatan yang sedang dialami Prima Salam.

‎”Saya menyatakan bahwa informasi yang berkembang dalam video pendek yang beredar di TikTok maupun Instagram itu tidak benar. Wakil Wali Kota Palembang saat itu memang sedang dalam kondisi sakit,” tegas Zulinto.

‎Ia mengaku sengaja mendatangi kantor Prima Salam untuk memastikan secara langsung kondisi yang bersangkutan. Dari pengamatannya, terdapat sejumlah gejala yang menurutnya perlu mendapat perhatian medis serius.

‎”Saya melihat langsung cara beliau berbicara, saat makan, saat menulis, hingga gerakan tangannya yang tampak gemetar dan kaku. Gejala itu mengingatkan saya pada pengalaman pribadi ketika pernah mengalami stroke ringan,” ujarnya.

‎Berdasarkan pengalaman tersebut, Zulinto kemudian menyarankan agar Prima Salam segera menjalani pemeriksaan lanjutan menggunakan metode Digital Subtraction Angiography [DSA] atau Angiografi Subtraksi Digital.

‎Pemeriksaan DSA merupakan teknologi pencitraan medis yang digunakan untuk melihat kondisi pembuluh darah secara detail. Melalui prosedur ini, dokter dapat mendeteksi adanya penyempitan, sumbatan, pembengkakan, maupun kelainan lain pada pembuluh darah yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serius.

‎”Saya menyarankan beliau untuk segera melakukan DSA agar diketahui secara pasti kondisi kesehatannya dan dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat,” kata Zulinto.

Jalani Pemeriksaan di Jakarta

‎Atas saran tersebut, Prima Salam kemudian berangkat ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut di RSPAD Gatot Soebroto. Zulinto mengatakan dirinya sempat menawarkan bantuan untuk mempercepat proses administrasi karena menilai kondisi tersebut perlu segera ditangani.

‎Namun sesampainya di Jakarta, seluruh proses penanganan medis ternyata telah difasilitasi dengan baik sehingga pemeriksaan dapat langsung dilakukan.

‎”Alhamdulillah pemeriksaan DSA sudah dilaksanakan. Karena itu saya berani memastikan bahwa kondisi yang terlihat dalam video tersebut berkaitan dengan masalah kesehatan yang sedang dialami beliau, bukan seperti tuduhan yang beredar di media sosial,” tegasnya.

‎Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di dunia digital. Menurutnya, potongan video berdurasi singkat kerap memunculkan persepsi yang keliru apabila tidak disertai konteks yang utuh.

‎”Masyarakat jangan terburu-buru mengambil kesimpulan hanya dari cuplikan video beberapa detik. Kita harus mengedepankan fakta dan klarifikasi agar tidak terjadi fitnah yang dapat merugikan seseorang,” katanya.

‎Di tengah proses pemulihan yang sedang dijalani Prima Salam, Pemerintah Kota Palembang berharap dukungan dan doa dari masyarakat agar Wakil Wali Kota Palembang tersebut segera pulih dan kembali menjalankan tugas pemerintahan serta pelayanan publik secara optimal.

‎”Yang terpenting saat ini adalah memberikan ruang bagi beliau untuk fokus menjalani pemulihan kesehatan. Mari kita doakan agar beliau segera sehat dan kembali beraktivitas seperti biasa,” tutup Zulinto.

Baca Juga:  Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Laporan/Editor Abror Vandozer 

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:34 WIB

Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026

Berita Terbaru