Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PGRI Kota Palembang sekaligus Dewan Pendidikan Kota, H Ahmad Zulinto saat mengunjungi dan menyerahkan sejumlah bantuan bagi korban di kediamannya Gandus Palembang pada Kamis 7 Mei 2026.

Ketua PGRI Kota Palembang sekaligus Dewan Pendidikan Kota, H Ahmad Zulinto saat mengunjungi dan menyerahkan sejumlah bantuan bagi korban di kediamannya Gandus Palembang pada Kamis 7 Mei 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Ketua PGRI Palembang sekaligus Dewan Pendidikan Kota, H Ahmad Zulinto Mengutuk keras aksi biadab pelaku rudapaksa anak SD di Gandus dan mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap tersangka.

“Sungguh di luar nalar, seorang anak yang masih duduk di sekolah dasar [SD] diperlakukan tidak senonoh [rudapaksa], ini sangat miris bagi dunia pendidikan,” ungkapnya saat mengunjungi dan menyerahkan sejumlah bantuan bagi korban di kediamannya Gandus Palembang pada Kamis 7 Mei 2026.

Ini adalah, tegas Zulinto, tamparan bagi kita semua, meski si anak didik ini dalam kesehariannya sederhana, namun patut bagi semua khalayak untuk mengatensi khusus perkembangan kasusnya.

“Alhamdulillah dari keterangan yang diterima, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara [TKP]. Kita tunggu kabar baiknya dari mereka [Kepolisian] untuk bertindak tegas terhadap pelaku,” ujarnya dengan nada bergetar.

Baca Juga:  Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

“Bila si pelaku nantinya telah tertangkap, diharapkan diganjar hukuman seberat-beratnya, melihat kondisi korban sangat prihatin, trauma berkecamuk yang dialaminya,” tambah dia.

Dia menilai aksi rudapaksa ini telah berdampak serius bagi perkembangan si anak yang masih duduk di SD. “Artinya, si anak mengalami trauma panjang, perlu nantinya dilakukan rehabilitasi mentalnya. Persoalan ini bukan hanya mereka [orang tua, keluarganya] tapi ini permasalahan warga Palembang,” tegasnya.

Sementara, Ketua RT setempat mengatakan awal mula anak kita ini dibujuk seorang pria tidak dikenal mengenakan jaket ojol [ojek online]. Kemudian pelaku membujuk korban dengan mengiming-imingi uang sebelum akhirnya merudapaksanya di kawasan Jalan Karang Sari, Kecamatan Gandusari Minggu 3 Mei 2026.

Baca Juga:  Hanura Pasang Strategi Baru: Survei Dapil Jadi Senjata Rebut Kursi DPR 2029

“Peristiwa naas itu bermula saat korban berpamitan keluar rumah untuk menonton hiburan tari India bersama teman-temannya sekitar pukul 19.30 WIB. Namun, tak disangka, di tengah keramaian tersebut, nyawa dan masa depan anak di bawah umur itu direnggut,” jelasnya

Kejadian mengerikan yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB itu baru terungkap ke permukaan dan dilaporkan ke pihak berwajib pada Selasa [5/5/2026].

Kini, korban tengah menjalani perawatan intensif usai mengalami trauma mendalam akibat ulah pelaku yang masih buron.

Laporan Hasan Basri| Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB