‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Palembang Ratu Dewa melantik lima Kepala Dinas dan Staf Ahli di rumah dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik pada Jumat 18 September 2026.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa melantik lima Kepala Dinas dan Staf Ahli di rumah dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik pada Jumat 18 September 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Jabatan pimpinan tinggi Pratama dirolling, di antaranya lima kepala dinas dan staf ahli di lingkungan Pemerintah Kota [Pemkot] Palembang.
‎
‎Pelantikan dilakukan Wali Kota Palembang Ratu Dewa di rumah dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik pada Jumat 18 September 2026.
‎
‎Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan komitmen kerja cepat, tepat mutu, dan berdampak langsung bagi masyarakat dalam rapat koordinasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah [OPD]. Ia meminta setiap Kepala Dinas menyusun rencana aksi 100 hari kerja dengan target, indikator keberhasilan, dan batas waktu yang terukur.
‎
‎Selain itu, Wali Kota menyoroti sejumlah sektor prioritas yang harus berbasis data dan turun langsung ke lapangan. Untuk Dinas Perumahan dan Permukiman [Perkimtan], agar program perumahan, permukiman, sanitasi, drainase, air bersih, dan penataan lingkungan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Dinas diminta memetakan kawasan kumuh, rumah tidak layak huni [RTLH], dan titik banjir bekerja sama dengan BPBD.
‎
‎”Susun prioritas kerja yang jelas dengan target mingguan yang dapat dievaluasi. Jangan hanya membangun fisik, tetapi bangun lingkungan yang layak, sehat, aman dan bermartabat,” tegasnya.
‎
‎Ia juga menginstruksikan perapian wajah kota dengan menebang dan memangkas pohon mati di jalan protokol serta ruang publik menjelang musim hujan.
‎
‎Untuk Dinas Sosial, Wali Kota menekankan penyaluran bantuan sosial harus tepat sasaran dan berbasis data valid. Bantuan untuk warga miskin, penyandang disabilitas, lansia, anak terlantar, korban bencana, dan kelompok rentan tidak boleh terhambat masalah administrasi.
‎
‎”Bangun sistem respon cepat. Jangan biarkan masyarakat miskin kehilangan haknya karena persoalan administrasi,” ujarnya.
‎
‎Sementara untuk Dinas Perikanan, ia meminta peningkatan kesejahteraan nelayan, pembudidaya, dan pelaku usaha perikanan. Bantuan sarana produksi harus berdasarkan verifikasi kebutuhan, bukan kedekatan. Ia juga mendorong peningkatan produksi, kualitas, pemasaran, nilai tambah, serta perlindungan sumber daya perairan dari penangkapan merusak.
‎
‎Pada sektor Dinas Pertanian, Wali Kota meminta penguatan ketahanan pangan melalui peningkatan produktivitas, luas tanam, dan kepastian pasar. Ia menyoroti banyaknya lahan gagal panen dan meminta pemetaan kebutuhan petani secara nyata mulai dari benih, pupuk, alsintan, irigasi, hingga akses pembiayaan.
‎
‎Untuk Sekretariat DPRD [Sekwan], Wali Kota meminta penguatan dukungan administratif dan substantif agar agenda persidangan, pembahasan anggaran, legislasi dan pengawasan berjalan tertib dan tepat waktu. Ia juga meminta koordinasi harmonis antara Pemda dan DPRD serta perbaikan disiplin administrasi keuangan.
‎
‎Terakhir kepada Staf Ahli, ia meminta agar rekomendasi kebijakan berbasis data, solutif, dan dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata di lapangan, bukan sekadar kajian panjang.
‎
‎Di akhir arahannya, Wali Kota menegaskan tidak membutuhkan pejabat yang hanya hadir di ruang rapat.
‎
‎”Saya tidak membutuhkan pejabat yang hanya hadir di ruang rapat, tetapi pejabat yang hadir di tengah persoalan masyarakat. Saya menuntut kerja cepat, keputusan tepat, pelaksanaan tuntas, dan hasil yang dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
‎
‎Ia menegaskan mulai hari ini kinerja OPD akan diukur dari hasil bukan banyaknya rapat, dari dampak bukan banyaknya laporan, dan dari kepuasan masyarakat bukan sekadar pelaksanaan kegiatan.
‎
‎Tampak, sejumlah kepala dinas atau OPD termasuk BUMD lingkungan Pemkot Palembang menghadiri pengukuhan tersebut.
‎
‎Jabatan pimpinan tinggi Pratama yang dilantik terdiri dari Sekretaris DPRD [Sekwan] Alex Fernandus sebelumnya menjabat Dinas Perkimtan, Kadinsos dijabat Edson yang sebelumnya Staf Ahli Wali Kota dan Plh Asisten I.

Baca Juga:  Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi "All-in" Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

‎Kemudian, Kadis Pertanian dijabat Eddwin Effendi yang sebelumnya menjabat Kadis Perikanan, Kadis Perikanan dijabat Redyan Deddy sebelumnya Sekwan DPRD Palembang.
‎
‎Selanjutnya, jabatan Perkimtam M Raimon Lauti sebelumnya Kadinsos dan Herly Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kadis pertanian ke staff ahli menggantikan Edison.
‎
‎Laporan/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!
HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal
Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga
Kado HUT Listrik ke-81, PLN Berhasil Alirkan Gas Natuna ke Batam Pasok 15 MMSCFD
PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎
Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Joncik Muhammad Lontarkan Pesan Menohok
Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:16 WIB

Andreas Bilang Kapolda Sumsel Jangan “Kedodoran” dengan Dua PR Besar: 14 Korporasi Karhutla-Kekerasan Jurnalis, Gelar RDP!

Senin, 2 November 2026 - 12:56 WIB

HGB Koperasi Rakyat Miskin Kota, Gagasan Baru Reforma Agraria Perkotaan: Tanah Jangan Hanya Dikuasai Pemodal

Senin, 2 November 2026 - 12:30 WIB

Hadapi Ancaman Banjir dan Pohon Tumbang, Ratu Dewa Instruksikan OPD Pemkot Palembang Siaga

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:41 WIB

PBB-P2 atau Nirlaba? Marzuki Alie: Nunggu “RDP” Undangan Resmi Pemkot Palembang, 5.000 Mahasiswa Siaga Kampus ‎

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:55 WIB

Wali Kota Palembang Rombak Jajaran Pejabat Tinggi hingga Fungsional, Ratu Dewa: Jangan Kerja untuk Citra Diri!

Berita Terbaru