Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

- Jurnalis

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar dari IG@officialpaltv dan gambar seruan aksi

Tangkapan Layar dari IG@officialpaltv dan gambar seruan aksi

‎WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pernyataan Ketua Asosiasi Driver Online [ADO] M Asrul Indrawan di media sosial [medsos] soal dukungan terhadap taksi listrik asal Vietnam memantik ragam komentar, bahkan di antaranya mempertanyakan sikap tersebut.
‎
‎Disebutkan di dalam pernyataan di medsos IG, Asrul menitipkan pesan kepada Andreas mengapa [ADO/pihaknya] ke depan berjibaku membela taksi listrik Kota Palembang.
‎
‎”Karena kami ada perjanjian, ke depan bahwa kami akan memakai mobil listrik. Kawan-kawan roda empat hari ini antri bensin, roda dua antri bensin! Ke mana saudara Andreas [DPRD Palembang] kalau mau bantu kami,” ujarnya dalam pernyataan sembari mengatakan betul tidak .. disahut betul oleh rekan-rekannya yang tengah mendampinginya, di akun IG @juraganpalembang.id dikutip WIDEAZONE.com pada Senin 14 September 2026.
‎
‎Sontak lontaran tersebut memantik komentar pada IG @officialpaltv di akun @amh.realaccount, menyebut ketuo ADO [asosiasi driver online], driver nn ap bpk ini, ap cuma menunggangi be utk masa sbg alat politik.

‎”Setau aku bapak ini nak ngajak demo kemaren, tiba2 la ok ok bae, bapak ini jg setau aku beduit nn sampe ado mobel ribucorn, jd nak nanyo driver online nian ap bapak ini? terus yg di ucapke mewakili driver online mano nian,” ujarnya dalam lontaran.

Ragam komentar warganet
Ragam komentar warganet

‎Sementara, IG @junaidi.abas mengatakan berapo pak dapet fee dari green SM, sebelumnya nak ngajak demo menolak green SM tiba2 berbalik jadi dukung ai kocak lantak duit.
‎
‎Bahkan terdapat, pada aku IG @langit15 berujar wkwkwkw cepet nian banting stir sambil mengirimkan sebaran ajakan demo yang bertuliskan SERUAN AKSI DAMAI berikut dengan gambarnya.
‎
‎Sebelumnya diberitakan, operasi taksi listrik asal Vietnam Green SM di Kota Palembang akhirnya dihentikan. Dinas Perhubungan [Dishub] Kota Palembang meminta seluruh armada Green SM setop beroperasi dan kembali ke pool, karena persoalan kelayakan kendaraan dan kelengkapan administrasi belum tuntas.
‎
‎Bahkan, satu unit taksi listrik Green SM telah diamankan dan dikandangkan di kantor Dishub Palembang, Kamis 10 September 2026.
‎
‎Langkah tegas ini mencuat setelah DPRD Kota Palembang menyoroti keberadaan armada Green SM yang disebut belum mengantongi KIR atau bukti lulus uji berkala kendaraan bermotor dari Dishub Kota Palembang.
‎
‎Anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Okdi Priantoro, meminta Pemerintah Kota Palembang tidak membiarkan kendaraan yang mengangkut penumpang beroperasi sebelum seluruh persyaratan kelayakan dipenuhi.
‎
‎ “Dari informasi dan data yang kami peroleh, ternyata sampai hari ini taksi Green SM belum mengantongi KIR, hanya surat keterangan yang dikeluarkan oleh Dishub Kota Palembang,” tegas Andreas saat memberikan keterangan pers kepada WIDEAZONE.com pada Kamis 10 September 2026.
‎
‎Menurut Andreas, persoalan tersebut bukan sekadar urusan administrasi. Ada aspek keselamatan penumpang dan pengguna jalan yang harus menjadi prioritas pemerintah.
‎
‎Ia bahkan meminta Wali Kota Palembang dan Dishub menghentikan seluruh operasional Green SM sampai KIR resmi diterbitkan.
‎
‎ “Segera setop dulu taksi Green SM sampai dengan keluarnya KIR yang resmi dari Dishub Kota Palembang,” ujarnya.
‎
‎Andreas mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya dari Kepala Dishub Palembang, saat ini belum tersedia alat KIR khusus untuk kendaraan listrik.
‎
‎Kondisi tersebut, menurutnya, harus menjadi perhatian serius karena Green SM ketika beroperasi di jalan raya.
‎
‎ “Kalau hari ini ada yang beroperasi, ini berarti ilegal,” tegas Andreas.
‎
‎ Ia meminta Pemkot Palembang tidak ragu mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran.
‎
‎ “Sehingga apa yang menjadi pelanggaran harus diberikan sanksi tegas,” katanya.
‎
‎Tak hanya kendaraan, DPRD juga meminta Dishub memastikan seluruh pengemudi Green SM memenuhi persyaratan sebagai pengemudi angkutan umum, termasuk memiliki SIM A Umum.
‎
‎Terpisah, Kepala Dishub Kota Palembang, Sariyansyah Ismail, membenarkan adanya tindakan terhadap armada Green SM.
‎
‎Ia menegaskan seluruh taksi listrik Green SM diminta berhenti beroperasi dan stay di pool.
‎
‎Tak berhenti pada teguran, Dishub bahkan telah mengamankan satu unit armada sebagai sampel tindakan penertiban.
‎
‎ “Hari ini aku sudah amankan. Di kantor sekarang mobilnya,” tegas Sariyansyah.
‎
‎Ia berharap pihak Green SM mematuhi instruksi untuk menghentikan operasional sementara.
‎
‎“Diharapkan, mereka bisa dengan sendirinya stay dulu di pool,” ujarnya.
‎
‎Sariyansyah menambahkan, penghentian diminta dilakukan mulai Kamis [10/9/2026], sementara pelaksanaan penertiban lebih lanjut akan dilakukan setelahnya.
‎
‎”Iya, mungkin besok baru pelaksanaan. Aku minta hari ini kan disetop,” katanya.

Baca Juga:  PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Laporan/Editor Abror Vandozer 

Berita Terkait

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional
Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa
Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!
Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik
Kendaraan Listrik di Sumsel Tembus 2.047 Unit, PLN Perkuat SPKLU Center
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Selasa, 29 September 2026 - 19:16 WIB

PLN Raih Penghargaan BPS: Data Listrik Jadi Senjata Baru Pembangunan Nasional

Selasa, 29 September 2026 - 14:45 WIB

Patialo Kini Terang Benderang: Listrik 24 Jam Nyalakan Asa Anak Desa

Selasa, 29 September 2026 - 12:49 WIB

Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Senin, 28 September 2026 - 16:10 WIB

Bahaya Listrik Mengintai, PLN UID S2JB Perkuat Garda Keselamatan di Ruang Publik

Berita Terbaru