WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sebanyak 644 siswa kelas X dan XI Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Sumatera Selatan [SMKN Sumsel] mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester [ASAS] yang menjadi salah satu penentu kenaikan tingkat pada tahun ajaran 2025/2026.
Kepala SMKN Sumsel, Drs H Zulkarnain MT, mengatakan pelaksanaan ASAS telah memasuki hari ketiga dan berjalan lancar. Hasil asesmen nantinya akan dikombinasikan dengan nilai harian sebelum dituangkan ke dalam rapor siswa.
“ASAS ini menjadi bagian dari penilaian akhir yang menentukan kenaikan kelas peserta didik,” kata Zulkarnain dalam keterangan pers, Rabu 10 Juni 2026.
Di tengah pelaksanaan asesmen, SMKN Sumsel juga menyiapkan siswa kelas XII menghadapi Praktik Kerja Lapangan [PKL] yang dijadwalkan mulai awal Juli 2026 selama enam bulan.

Menurut Zulkarnain, pembekalan diberikan agar siswa memahami kondisi dan budaya kerja yang akan mereka hadapi di dunia usaha dan dunia industri [DUDI].
Selain itu, sekolah menggelar bimbingan teknis bagi siswa yang akan mengikuti uji sertifikasi kompetensi melalui Lembaga Sertifikasi Profesi [LSP] P1. Program tersebut mencakup enam konsentrasi keahlian, yakni Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Teknik Permesinan, Teknik Pengelasan, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, dan Teknik Mekatronika.
“Peserta yang mengikuti sertifikasi merupakan siswa terpilih karena kuota yang diberikan pemerintah pusat terbatas. Harapannya mereka memperoleh sertifikat kompetensi resmi dari LSP berlogo Garuda,” ujarnya.
Zulkarnain menambahkan, proses asesmen kompetensi akan melibatkan asesor eksternal dari LSP guna menjamin objektivitas penilaian.
Setelah pembekalan selesai, siswa kelas XII akan ditempatkan di sekitar 80 perusahaan mitra yang terdiri dari badan usaha milik negara [BUMN] maupun perusahaan swasta untuk menjalani PKL.

“Seluruh industri tersebut merupakan mitra kerja sama SMK Sumsel dalam mendukung penguatan kompetensi dan kesiapan kerja lulusan,” pungkasnya.
Laporan/Editor Abror Vandoze



![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] menggelar Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Auditorium PLN Icon Plus, Palembang, pada 28 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260928-WA0035-225x129.jpg)
![Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar saat Kabut Asap Pekat. [Foto Desi OY-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Pangkalan-Balai-Jadi-Distributor-Asap-Sampah-Dibakar-saat-Kabut-Asap-Pekat-225x129.jpg)

![Ilustrasi Sekolah Rakyat [SR].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Ilustrasi-Sekolah-Rakyat-ok-225x129.webp)
![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-225x129.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] merespons perkembangan itu dengan meresmikan 'SPKLU Center' pertama di Sumatera Selatan yang berlokasi di PLN ULP Rivai, Demang Lebar Daun, Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/WhatsApp-Image-2026-09-26-at-11.15.17-225x129.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] menggelar Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Auditorium PLN Icon Plus, Palembang, pada 28 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260928-WA0035-129x85.jpg)
![Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar saat Kabut Asap Pekat. [Foto Desi OY-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Pangkalan-Balai-Jadi-Distributor-Asap-Sampah-Dibakar-saat-Kabut-Asap-Pekat-129x85.jpg)

![Ilustrasi Sekolah Rakyat [SR].](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Ilustrasi-Sekolah-Rakyat-ok-129x85.webp)
![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
