WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) bekerja sama dengan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menggelar ‘Wonderful Indonesia Tourism Fair 2024’ untuk mempromosikan pariwisata Indonesia secara berkesinambungan.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Ni Made Ayu Marthini dalam The Weekly Brief With Sandi Uno di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (21/8/2023), mengatakan ide penyelenggaraan ‘Wonderful Indonesia Tourism Fair 2024’ berawal dari keinginan untuk mengadakan event bertaraf internasional yang mengenalkan lima Destinasi Super Prioritas (DSP).
“Ini berangkat dari pemikiran di beberapa negara apalagi setelah COVID-19 selesai ini border sudah terbuka, pariwisata sudah mulai bergeliat, Indonesia juga sudah mulai bangkit dan bahkan sangat bagus perkembangannya, wisatawan mancanegara datang. Sementara kita belum memiliki sebuah event internasional yang mengampu atau memaparkan dari destinasi kita, dari sanalah kami dengan GIPI berpikir kita harus mengadakan sebuah event internasional tapi tentu saja kita tidak bisa ujuk-ujuk begitu ya, harus disiapkan dengan baik, dan ini prosesnya,” kata Ni Made Ayu Marthini.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
