WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Antusiasme warga menyaksikan Festival Perahu Bidar 2026 memadati kawasan Jembatan Ampera dan tepian Sungai Musi, Palembang meski terik matahari menyengat. Sejumlah warga bahkan datang sejak siang hari untuk mendapatkan posisi terbaik menyaksikan perlombaan perahu tradisional tersebut.
Festival Perahu Bidar 2026 mempertandingkan sejumlah perahu yang dipacu menyusuri Sungai Musi. Riuh sorakan penonton terdengar ketika para peserta mulai mengayuh dan memacu perahu menuju garis finis.
Warga yang datang tidak hanya berasal dari Kota Palembang. Sejumlah penonton dari luar daerah turut memanfaatkan momentum tersebut untuk menyaksikan langsung tradisi perahu Bidar yang menjadi salah satu ikon budaya Palembang.

Aan [42], warga yang menyaksikan perlombaan, mengatakan Festival Perahu Bidar tahun ini cukup menarik perhatian masyarakat. Ia mengaku datang bersama keluarga sejak pukul 12.30 WIB karena tidak ingin melewatkan festival yang digelar setahun sekali tersebut.
“Saya bersama keluarga sudah standby di atas Ampera dari pukul 12.30 WIB karena tak ingin ketinggalan momen satu tahun sekali,” ujar Aan dalam keterangan pada Senin 17 Agustus 2026.
Menurut Aan, antusiasme terhadap Festival Perahu Bidar tahun ini tidak hanya datang dari masyarakat Palembang, tetapi juga warga dari luar daerah.
“Tahun ini Bidar mengundang antusias warga, tak hanya Palembang, namun dari luar daerah pun turut menonton,” katanya.
Selain itu, Desi yang ikut menyaksikan bersama teman-temannya menilai Festival Perahu Bidar tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan atau sekadar bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat mengembangkan perahu Bidar menjadi olahraga sekaligus atraksi budaya yang memiliki daya saing lebih luas, termasuk hingga tingkat internasional.
“Jangan hanya menjadi seremonial atau ajang 17 Agustusan. Kita tahu perahu pacu di salah satu provinsi kini sudah terkenal, bukan hanya secara lokal, tetapi tembus internasional,” katanya.

Perahu Bidar sendiri merupakan tradisi yang telah lama berkembang di Palembang. Festival tersebut menjadi salah satu momentum untuk menjaga keberlangsungan tradisi sekaligus mengenalkannya kepada generasi muda dan wisatawan.
Di sisi lain, pelaksanaan Festival Perahu Bidar turut berdampak pada arus lalu lintas di sekitar Jembatan Ampera. Lalu lintas terpantau ramai namun masih berjalan lancar.
Sejumlah personel gabungan di antaranya, Polrestabes Palembang, Polsek Boom Baru, Satpol-PP, Dishub terlihat berjaga di kawasan tersebut untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. Petugas juga mengimbau pengendara agar tidak memarkir kendaraan secara paralel di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya kemacetan.
Festival Perahu Bidar 2026 diharapkan tidak hanya menjadi tontonan tahunan, tetapi juga mampu mendorong pelestarian budaya dan memperkuat posisi Palembang sebagai salah satu destinasi wisata berbasis budaya dan Sungai Musi.
Laporan/Editor Abror Vandozer




![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-225x129.jpg)





![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-129x85.jpg)







![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
