WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Badan Pendapatan Daerah [Bapenda] Kota Palembang memacu kinerja habis-habisan demi mendongkrak Pendapatan Asli Daerah [PAD]. Bahkan, penunggak pajak kakap diburu dengan surat peringatan hingga objek ditempel “memiliki tunggakan besar”.
Kepala Bapenda Jamiah Haryanti saat dibincangi WIDEAZONE.com di ruang kerjanya pada Senin 28 September 2026, mengaku meski baru menjabat sejak 26 Juni, timnya langsung bergerak cepat menutup kebocoran dan memburu potensi pajak yang selama ini lolos.
”Kebocoran sudah kita tutup, wajib pajak yang belum terdaftar kami daftarkan. Yang belum ada aturan, kami tagihkan sesuai aturan. Tim sudah bergerak semua,” tegas Jamiah.
Saat ini, Jamiah menyebut realisasi menembus angka Rp1,2 triliun lebih, kini target realistis Rp1,7 triliun dipatok tercapai sebelum Desember 2026.
Menurutnya, angka Rp1,7 triliun adalah hitungan realistis sesuai standar. Namun jika laju penagihan bisa lebih kencang, bukan mustahil tembus Rp1,8 triliun.
”Kami pun sendiri penasaran, berapa sih sebenarnya potensi pajak Kota Palembang ini,” ujarnya sembari menyebut pihaknya masih membidik wajib pajak yang membandel alias ngeyel, memiliki tunggakan besar yang hingga kini belum tersentuh maksimal.
Strategi persuasif hingga represif disiapkan. Bagi wajib pajak yang masih bandel, Bapenda tak segan melayangkan peringatan bertahap, pertama hingga ketiga. “Kalau tidak mempan dengan persuasi, kami berikan peringatan. Nanti kami ambil tindakan berupa pemasangan tanda bahwa mereka belum melaksanakan kewajiban pembayaran pajak,” tegasnya
Sebaliknya, bagi wajib pajak yang patuh, Bapenda menyiapkan apresiasi khusus dalam waktu dekat sebagai bentuk terima kasih.
Jamiah mengakui, penagihan di lapangan tak selalu mulus. Banyak faktor penghambat, mulai dari wajib pajak yang mengaku belum ada uang, hingga pemilik objek pajak yang berada di luar kota sehingga sulit tersampaikan.
”Alhamdulillah ada yang mau membayar. Yang jelas dengan usaha seperti itu adalah hasilnya,” katanya.
Dengan waktu tersisa hingga Desember, Bapenda bertekad tidak mengendurkan gas. “Insyaallah tercapai,” pungkas dia optimistis.
Laporan/Editor Abror Vandozer


![Kepala Bapenda Palembang Jamiah Haryanti. [Foto AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Palembang-Jamiah-Haryanti.-Foto-AbV-WI.jpg)


![Kepala Bapenda Kota Palembang Dr Hj Jamiah Haryanti SH MH [Foto Abror Vandozer - WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Kota-Palembang-Dr-Hj-Jamiah-Haryanti-SH-MH-Foto-Abror-Vandozer-WI-225x129.webp)
![Kepala Bapenda Palembang Jamiah Haryanti. [Foto AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Palembang-Jamiah-Haryanti.-Foto-AbV-WI-225x129.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] menggelar Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Auditorium PLN Icon Plus, Palembang, pada 28 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260928-WA0035-225x129.jpg)
![Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar saat Kabut Asap Pekat. [Foto Desi OY-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Pangkalan-Balai-Jadi-Distributor-Asap-Sampah-Dibakar-saat-Kabut-Asap-Pekat-225x129.jpg)


![Kepala Bapenda Kota Palembang Dr Hj Jamiah Haryanti SH MH [Foto Abror Vandozer - WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Kota-Palembang-Dr-Hj-Jamiah-Haryanti-SH-MH-Foto-Abror-Vandozer-WI-129x85.webp)
![Kepala Bapenda Palembang Jamiah Haryanti. [Foto AbV-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/Kepala-Bapenda-Palembang-Jamiah-Haryanti.-Foto-AbV-WI-129x85.jpg)
![PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu [UID S2JB] menggelar Sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan di Auditorium PLN Icon Plus, Palembang, pada 28 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260928-WA0035-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
