Festival PAI 2022, Merajut Optimisme di Daerah Perbatasan

- Jurnalis

Selasa, 20 September 2022 - 10:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMKN 1 Tulin Onsoi

Siswa SMKN 1 Tulin Onsoi

WIDEAZONE.COM, KALTARA | Festival Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi siswa SMA dan SMK 2022 menjadi ajang adu bakat dan kreativitas peserta didik nusantara melalui ragam kegiatan yang dikemas dalam bentuk kompetisi. Gelaran perdana even yang digawangi Subdit PAI SMA/SMALB/SMK ini menjadi bagian dari transformasi gelaran sejenis di tahun-tahun sebelumnya.

Jika dahulu guru-guru PAI mengenal even Pentas PAI, maka di tahun 2022 ini ada Festival PAI dengan nafas berbeda, semangat baru dan lompatan baru. Sebab, ajang ini memberi kesempatan luas kepada para peserta didik di seluruh nusantara.

Baca Juga:  Ekskavator Luluhlantakkan Bangunan Ilegal Milik Afat di Demang Lebar Daun

Gelaran dengan skala nasional ini bahkan tidak hanya diikuti peserta didik beragama Islam saja. Setidaknya ada 50 peserta didik beragama Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu yang ikut ambil bagian dalam even ini. Sehingga, Festival PAI tidak hanya menjadi wadah bagi peserta didik beragama Islam saja, namun juga bagi siswa pemeluk agama yang lainnya.

Baca Juga:  Apel Gabungan di BKB, Ratu Dewa: Pelayanan Masyarakat Harus Optimal

Tema besar yang diangkat dalam kegiatan ini adalah Moderasi Beragama. Melalui Festival PAI ini, panitia ingin menyampaikan pesan-pesan positif melalui implementasi nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik dari kalangan milenial. Pesan tersebut disampaikan dengan wadah dan ragam kreativitas yang berbeda, unik dan menyenangkan. Kolaborasi Subdit PAI SMA/SMALB/SMK dengan platform pendidikan sekolah.mu menjadikan kegiatan ini semakin berwarna dan menyenangkan.

Berita Terkait

Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi
SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas
Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Dari Lari Pagi ke Gerak Budaya, Senam Kriya Resmi Menggema di Sumsel
Surak Sumsel Sentil DKPP: Jangan Jadikan Evaluasi Pemilu Sekadar Formalitas
Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan
Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 12:24 WIB

Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi

Kamis, 30 April 2026 - 06:50 WIB

SMP Negeri 41 Palembang Terapkan ‘Double Shift’ Ruang Kelas Terbatas

Rabu, 29 April 2026 - 18:42 WIB

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel

Senin, 27 April 2026 - 21:08 WIB

Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera

Jumat, 24 April 2026 - 20:07 WIB

Dari Lari Pagi ke Gerak Budaya, Senam Kriya Resmi Menggema di Sumsel

Berita Terbaru