Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda

- Jurnalis

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Nasional

Seminar Nasional "Integritas Penyelenggara Pemilu dan Masa Depan Demokrasi Indonesia" dilaksanakan di Prof Amzulian Rifai Hall FH Tower Lantai 8, Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya Kampus Palembang.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Alarm integritas pemilu di Provinsi Sumatera Selatan kian nyaring. Dengan 56 aduan atau 7,39 persen dari total nasional pada 2024, Sumsel resmi menjadi wilayah dengan tingkat pelanggaran pemilu tertinggi kedua di Indonesia.

Situasi ini memaksa Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum Republik Indonesia [DKPP] bergerak cepat menggandeng Universitas Sriwijaya [Unsri].

Penandatanganan kerja sama di Palembang, Selasa 21 April 2026, bukan sekadar seremoni akademik. Ini adalah respons langsung terhadap rapuhnya integritas penyelenggara pemilu di daerah.

Anggota DKPP RI, Muhammad Tio Aliansyah SH MH, terang-terangan menyebut tingginya angka pelanggaran sebagai “bahan evaluasi serius” yang tak bisa lagi ditunda.

“Pengawasan internal harus diperketat. Manajemen SDM penyelenggara juga harus dibenahi,” tegasnya.

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah, Nasabah Manggar Dapat Mobil

Data DKPP memperlihatkan persoalan bukan kasus sporadis. Pelanggaran tersebar luas—dari Lahat [10 perkara], Ogan Komering Ulu [9], hingga Musi Banyuasin [7]—menunjukkan problem sistemik, bukan insidental.

Ironisnya, DKPP selama ini bersifat pasif—menunggu laporan masuk. Namun, dalam sejumlah kasus yang menyita perhatian publik, lembaga ini tetap turun tangan. Tio menegaskan, tanpa transparansi dan keadilan dalam penanganan pelanggaran etik, kepercayaan publik terhadap demokrasi akan terus tergerus.

Kolaborasi dengan Unsri diarahkan untuk menutup celah tersebut—melalui riset, pendidikan, dan penguatan kapasitas penyelenggara. Bersamaan dengan itu, seminar nasional digelar, menghadirkan akademisi hingga penyelenggara pemilu untuk membedah persoalan dari hulu ke hilir.

Guru Besar Unsri, Prof Dr Iza Rumesten RS, mengingatkan bahwa kualitas demokrasi sangat ditentukan oleh integritas penyelenggaranya. Sementara jurnalis Muzhar Apandi menyoroti peran media dalam mengawal transparansi, dan Komisioner KPU Sumsel Abu Yamin menekankan pentingnya data dan sistem yang akurat.

Baca Juga:  Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan Mendirikan Perusahaan Pers Adalah HAM

Di sisi lain, Akademisi Hukum Tata Negara [HTN] Unsri Dr [C] Dedeng Zawawi SH MH menegaskan, momentum ini harus dimanfaatkan menjelang revisi Undang Undang 7/2017.

“Tanpa pembenahan serius—dari integritas hingga pencegahan politik uang dan hoaks—Pemilu 2029 berisiko mengulang masalah yang sama,” ujarnya.

Kerja sama DKPP–Unsri kini berada di titik krusial: menjadi solusi nyata atau sekadar formalitas. Di tengah tingginya pelanggaran, publik menunggu bukti—bukan janji—bahwa demokrasi benar-benar dijaga, bukan sekadar dipertontonkan.

Laporan/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026
Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang
Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja
Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat
Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:18 WIB

Polairud Polda Sumsel Evakuasi Mayat Tanpa Identitas di Dermaga PLTU Borang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:46 WIB

Gubernur Herman Deru Wajibkan Pemberi Kerja di Sumsel Lapor Loker Melalui SIAPkerja

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Berita Terbaru

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB