Musda Demokrat Sumsel Berpotensi Aklamasi, Petahana Melenggang

- Jurnalis

Senin, 27 April 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua OC Musda Demokrat Sumsel MF Ridho bersama Perwakilan BPOKK DPP Demokrat Rocky Amu, M Simanjuntak, Panti Silaban memberikan keterangan pers soal persiapan Musda Demokrat Sumsel dijadwalkan pada 30 April 2026 mendatang.

Ketua OC Musda Demokrat Sumsel MF Ridho bersama Perwakilan BPOKK DPP Demokrat Rocky Amu, M Simanjuntak, Panti Silaban memberikan keterangan pers soal persiapan Musda Demokrat Sumsel dijadwalkan pada 30 April 2026 mendatang.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Dewan Pimpinan Daerah [DPD] Partai Demokrat Sumatera Selatan mulai memanaskan kontestasi internal jelang Musyawarah Daerah [Musda], dijadwalkan berlangsung pada 30 April 2026.

Hingga memasuki akhir masa penjaringan, baru satu nama yang resmi mendaftar sebagai calon ketua, yakni petahana Cik Ujang.

Ketua Organizing Committee [OC] Musda Demokrat Sumsel, MF Ridho, menegaskan proses penjaringan berlangsung sesuai AD/ART partai. Pendaftaran dibuka sejak 22 April dan akan ditutup pada 28 April 2026.

“Hingga hari ini baru satu pendaftar, yaitu ketua sebelumnya dengan dukungan dari 17 kabupaten/kota. Kami masih membuka ruang bagi kader lain untuk maju,” ujar Ridho dalam keterangan pers, Senin 27 April 2026.

Ia menjelaskan, mekanisme terbaru dalam Musda mengharuskan setiap bakal calon mengantongi dukungan minimal 20 persen pemilik suara. Dari proses penjaringan, maksimal tiga nama akan diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat [DPP] untuk diputuskan.

Baca Juga:  Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Ridho menekankan Musda bukan sekadar forum pemilihan, tetapi juga bagian dari edukasi politik yang menjunjung etika dan demokrasi internal partai. Namun, ia mengingatkan bahwa keputusan final tetap berada di tangan DPP.

“Walaupun ada calon kuat, keputusan akhir tetap ditentukan oleh DPP Partai Demokrat,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan BPOKK DPP Demokrat, Rocky Amu, menyebut Musda kali ini akan mendapat perhatian langsung dari pusat. Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Herman Khaeron, dijadwalkan hadir secara langsung, sedangkan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono akan mengikuti secara virtual.

Rocky juga mengungkap adanya perubahan signifikan dalam mekanisme pemilihan. Dalam skema terbaru, Ketua Umum memiliki porsi suara sebesar 20 persen, baik dalam tahap pengusulan maupun penetapan ketua terpilih.

Baca Juga:  ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

“Ini bagian dari penguatan kendali organisasi agar tetap solid dan sejalan dengan arah kebijakan partai,” ujarnya didampingi M Simanjuntak, Panti Silaban.

Musda Demokrat Sumsel tahun ini mengusung tema “Konsolidasi Demokrat, Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan”. Tema tersebut mencerminkan fokus partai dalam memperkuat struktur internal menghadapi agenda politik ke depan.

Dengan hanya satu kandidat yang muncul hingga jelang penutupan pendaftaran, dinamika Musda diprediksi minim kompetisi terbuka. Namun, keputusan akhir di tingkat DPP tetap menjadi faktor penentu arah kepemimpinan Demokrat Sumsel lima tahun mendatang.

Laporan/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
Menko Polkam Warning Perusahaan Nakal “Karhutla”: Tindak Tegas, Aparat Jangan Lunak!
Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!
KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap
Solidaritas Jurnalis OKU Timur Menguat, Polisi Didesak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Wartawan di Palembang
Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Ketua ADO Sumsel Akui Bagi Masker Sebelum Bentrok Mahasiswa, Klaim Atas Permintaan Dirintelkam

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Menko Polkam Warning Perusahaan Nakal “Karhutla”: Tindak Tegas, Aparat Jangan Lunak!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap

Berita Terbaru