MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

- Jurnalis

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino memberikan keterangan pers soal misteri pembunuhan terhadap Rani [23] dan Ayuhana [18] di di sebuah rumah kosong di kawasan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin pada Senin 7 September 2026.

Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino memberikan keterangan pers soal misteri pembunuhan terhadap Rani [23] dan Ayuhana [18] di di sebuah rumah kosong di kawasan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin pada Senin 7 September 2026.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Misteri hilangnya Rani [23] dan Ayuhana [18] yang selama hampir lima tahun menjadi tanda tanya akhirnya terkuak. Keduanya ternyata menjadi korban pembunuhan.

Tragisnya, jasad kedua perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi tinggal tulang-belulang di sebuah rumah kosong di kawasan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Terbongkarnya kasus ini bermula dari informasi masyarakat pada Minggu, 6 September 2026 sekitar pukul 10.12 WIB. Saat itu, kawasan sekitar lokasi tengah terjadi kebakaran hutan dan lahan [karhutla].

Petugas yang mendatangi lokasi kemudian menemukan tulang-belulang manusia. Penyelidikan langsung digeber.

Sejumlah barang yang diduga kuat milik korban turut diamankan. Di antaranya tas sekolah, seragam SMP dan SMA, jilbab, sepatu, buku pelajaran hingga perhiasan. Potongan puzzle dari kasus orang hilang sejak 2021 itu pun mulai tersusun.

Rani dan Ayuhana sebelumnya dilaporkan hilang pada 27 Oktober 2021. Keduanya diketahui terakhir berangkat sekolah menggunakan sepeda motor Honda Legenda. Namun, keduanya tak pernah kembali.

Baca Juga:  PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Sejak saat itu, keberadaan mereka menjadi misteri. Hingga lima tahun kemudian, temuan tulang-belulang di rumah kosong tersebut membuka tabir kelam yang selama ini tersembunyi.

Tak sampai 12 jam setelah penemuan tulang-belulang, dua orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan berhasil diciduk.Keduanya masing-masing berinisial RS [27] dan DK [25].

RS dibekuk di kawasan Kenten. Sementara DK diringkus di wilayah Sei Sedapat, Kecamatan Talang Kelapa.

Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil tindak lanjut cepat setelah pihaknya menerima informasi mengenai penemuan tulang-belulang.

“Alhamdulillah, dalam waktu 1×12 jam dua orang pelaku berhasil kita amankan. Pelaku pertama RS ditangkap di daerah Kenten, kemudian pelaku lainnya DK juga berhasil kita ringkus,” kata Risnan dalam keterangan pers, Senin 7 September 2026.

Baca Juga:  Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Dalam pemeriksaan awal, polisi mengungkap dugaan motif pembunuhan berkaitan dengan sakit hati dan dendam.

RS diketahui merupakan mantan pacar Rani pada 2021. Hubungan keduanya disebut tidak mendapat restu dari orangtua korban.

Penolakan tersebut diduga menjadi pemicu hingga muncul niat untuk menghabisi korban.

“Hubungan keduanya tidak mendapat restu dari orangtuanya hingga sampailah niat pelaku membunuh korban,” ujar Risnan.

Namun, polisi belum berhenti di penangkapan. Kronologi lengkap pembunuhan masih dibongkar. Peran masing-masing tersangka juga terus didalami penyidik.

Kasus yang sempat terkubur selama bertahun-tahun itu kini kembali dibuka lebar. Polisi menjerat kedua tersangka dengan Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan.

Laporan Desi OY | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino
Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar
BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Senin, 7 September 2026 - 16:56 WIB

Asap Ancam Warga, NasDem Sumsel Buka Posko ISPA Gratis hingga Sebar 40 Ribu Masker Plus Air Mineral‎

Senin, 7 September 2026 - 15:55 WIB

PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino

Berita Terbaru