WIDEAZONE.com, OGAN ILIR | Ironi di tengah gencarnya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, penggunaan anggaran untuk menyewa kendaraan operasional pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir [OI], Sumatera Selatan justru menuai sorotan.
Bagian Umum Sekretariat Daerah [Setda] OI diduga menggelontorkan anggaran untuk menyewa ratusan unit kendaraan dari PT Assa Rent Palembang. Kendaraan tersebut disebut-sebut digunakan untuk menunjang operasional para pejabat dengan berbagai tipe, mulai dari Avanza, Innova Reborn, Zenix hingga Fortuner.
Informasi tersebut disampaikan seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada awak media, Jumat 4 September 2026.
“Benar, diduga Bagian Umum Setda OI menganggarkan sewa ratusan unit mobil di PT Assa Rent Palembang untuk operasional para pejabat. Padahal saat ini pemerintah sedang gencar melakukan efisiensi anggaran,” ujarnya.
Menurut narasumber, penggunaan kendaraan sewaan dengan berbagai tipe tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas dan urgensi belanja kendaraan operasional pemerintah.
Ia bahkan mempertanyakan keberadaan kendaraan yang selama ini tercatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.
“Para pejabat sudah menggunakan mobil sewaan dengan jenis berbeda-beda, seperti Avanza, Fortuner, Innova Reborn dan Zenix. Mereka seolah berlomba-lomba memakai mobil sewaan. Lantas, kendaraan yang memang merupakan aset Pemda OI berada di mana dan siapa yang menggunakannya?” katanya.
Narasumber juga mempertanyakan dasar penentuan jenis kendaraan yang digunakan masing-masing pejabat.
“Coba dicek berapa sebenarnya jumlah unit kendaraan yang disewa Bagian Umum Setda OI dan berapa nilai anggarannya. Ini uang rakyat, sehingga penggunaannya harus transparan,” tegasnya.
Informasi mengenai jumlah kendaraan tersebut semakin mengemuka setelah awak media menelusuri PT Assa Rent Palembang.
Pihak perusahaan disebut membenarkan adanya kerja sama penyewaan kendaraan dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam jumlah besar.
“Biasanya Kabag Umum Setda OI datang ke sini. Jumlah unit mobil yang disewa ratusan dengan berbagai merek,” ujar pihak PT Assa Rent.
Jika informasi mengenai ratusan unit tersebut benar, maka publik patut mendapatkan penjelasan secara terbuka mengenai berapa jumlah kendaraan yang disewa, berapa nilai kontraknya, berapa lama masa sewa, siapa saja pengguna kendaraan, serta dari pos anggaran mana biaya tersebut dibebankan?
Pertanyaan lainnya adalah apakah seluruh kendaraan tersebut benar-benar dibutuhkan untuk pelayanan pemerintahan atau justru lebih banyak digunakan untuk kepentingan mobilitas pejabat.
Dalih “Sesuai Aturan”
Saat dikonfirmasi melalui telepon pribadi pada Jumat 4 September 2026, Kabag Umum Setda OI Abdul Salam membantah adanya penyewaan mobil mewah.
Salam menyatakan seluruh proses penyewaan kendaraan telah dilakukan sesuai ketentuan.
“Semua itu sudah sesuai dengan aturan, sudah selesai dengan ketentuan yang ada. Tidak ada yang namanya sewa mobil mewah,” ujar Salam.
Ia juga menyebut masa sewa kendaraan dilakukan secara tahunan dan meminta awak media melakukan konfirmasi langsung kepada pihak PT Assa Rent maupun PPTK.
“Silakan konfirmasi langsung ke PT Assa Rent, sewanya pertahun. Ini bukan jam kerja, silakan datang saja ke kantor, ada PPTK-nya,” katanya.
Laporan Rosita Dewi | Editor Abror Vandozer



![Hari Pelanggan Nasional 2026, Komisaris PT Tirta Sriwijaya Maju [TSM], Rebo Iskandar membagikan makanan bergizi bagi para pelanggan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260905-WA0002-225x129.jpg)





![Hari Pelanggan Nasional 2026, Komisaris PT Tirta Sriwijaya Maju [TSM], Rebo Iskandar membagikan makanan bergizi bagi para pelanggan.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260905-WA0002-129x85.jpg)







![Presiden RI Prabowo Subianto [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20250227-WA0099-scaled-266x266-1-266x200.jpg)

