Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

- Jurnalis

Sabtu, 5 September 2026 - 04:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Bagian Umum Setda Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Kantor Bagian Umum Setda Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

WIDEAZONE.com, OGAN ILIR | Ironi di tengah gencarnya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah, penggunaan anggaran untuk menyewa kendaraan operasional pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir [OI], Sumatera Selatan justru menuai sorotan.
‎
‎Bagian Umum Sekretariat Daerah [Setda] OI diduga menggelontorkan anggaran untuk menyewa ratusan unit kendaraan dari PT Assa Rent Palembang. Kendaraan tersebut disebut-sebut digunakan untuk menunjang operasional para pejabat dengan berbagai tipe, mulai dari Avanza, Innova Reborn, Zenix hingga Fortuner.
‎
‎Informasi tersebut disampaikan seorang narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan kepada awak media, Jumat 4 September 2026.

‎“Benar, diduga Bagian Umum Setda OI menganggarkan sewa ratusan unit mobil di PT Assa Rent Palembang untuk operasional para pejabat. Padahal saat ini pemerintah sedang gencar melakukan efisiensi anggaran,” ujarnya.
‎
‎Menurut narasumber, penggunaan kendaraan sewaan dengan berbagai tipe tersebut menimbulkan pertanyaan besar mengenai efektivitas dan urgensi belanja kendaraan operasional pemerintah.
‎
‎Ia bahkan mempertanyakan keberadaan kendaraan yang selama ini tercatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir.
‎
‎“Para pejabat sudah menggunakan mobil sewaan dengan jenis berbeda-beda, seperti Avanza, Fortuner, Innova Reborn dan Zenix. Mereka seolah berlomba-lomba memakai mobil sewaan. Lantas, kendaraan yang memang merupakan aset Pemda OI berada di mana dan siapa yang menggunakannya?” katanya.
‎
‎Narasumber juga mempertanyakan dasar penentuan jenis kendaraan yang digunakan masing-masing pejabat.
‎
‎“Coba dicek berapa sebenarnya jumlah unit kendaraan yang disewa Bagian Umum Setda OI dan berapa nilai anggarannya. Ini uang rakyat, sehingga penggunaannya harus transparan,” tegasnya.
‎
‎Informasi mengenai jumlah kendaraan tersebut semakin mengemuka setelah awak media menelusuri PT Assa Rent Palembang.

Baca Juga:  Sidang Dugaan Korupsi Semen Baturaja, Pengacara: Pinjaman Rp1,8 Triliun Bukan Era Dede-Jamil

‎Pihak perusahaan disebut membenarkan adanya kerja sama penyewaan kendaraan dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir dalam jumlah besar.
‎
‎“Biasanya Kabag Umum Setda OI datang ke sini. Jumlah unit mobil yang disewa ratusan dengan berbagai merek,” ujar pihak PT Assa Rent.
‎
‎Jika informasi mengenai ratusan unit tersebut benar, maka publik patut mendapatkan penjelasan secara terbuka mengenai berapa jumlah kendaraan yang disewa, berapa nilai kontraknya, berapa lama masa sewa, siapa saja pengguna kendaraan, serta dari pos anggaran mana biaya tersebut dibebankan?
‎
‎Pertanyaan lainnya adalah apakah seluruh kendaraan tersebut benar-benar dibutuhkan untuk pelayanan pemerintahan atau justru lebih banyak digunakan untuk kepentingan mobilitas pejabat.
‎
‎Dalih “Sesuai Aturan”
‎
‎Saat dikonfirmasi melalui telepon pribadi pada Jumat 4 September 2026, Kabag Umum Setda OI Abdul Salam membantah adanya penyewaan mobil mewah.
‎
‎Salam menyatakan seluruh proses penyewaan kendaraan telah dilakukan sesuai ketentuan.
‎
‎“Semua itu sudah sesuai dengan aturan, sudah selesai dengan ketentuan yang ada. Tidak ada yang namanya sewa mobil mewah,” ujar Salam.
‎
‎Ia juga menyebut masa sewa kendaraan dilakukan secara tahunan dan meminta awak media melakukan konfirmasi langsung kepada pihak PT Assa Rent maupun PPTK.
‎
‎“Silakan konfirmasi langsung ke PT Assa Rent, sewanya pertahun. Ini bukan jam kerja, silakan datang saja ke kantor, ada PPTK-nya,” katanya.
‎
‎Laporan Rosita Dewi | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
APBD Perubahan Palembang Diketok Hari ini: Kejar Mandiri Fiskal, Utang Jadi Prioritas, Gaji P3K Bakal Ditanggung Pusat?
Realisasi APBD Palembang 2026: Pendapatan Baru 65 Persen, Belanja 59 Persen hingga Akhir September

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:24 WIB

7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:53 WIB

“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:04 WIB

PBB di Banyuasin Capai 81 Persen, Wilayah Perdesaan Justru Lebih Aktif

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Berita Terbaru