Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

RSUD Martapura, Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

WIDEAZONE.com, OKU TIMUR | Soal dugaan tindakan pelecehan seksual oleh seorang oknum tenaga kesehatan terhadap pasien perempuan di ruang Intensive Care Unit [ICU] menuai bantahan dari Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah [RSUD] Martapura.

‎Humas RSUD Martapura, Immala Dewi, membantah adanya tindakan pelecehan seksual sebagaimana yang dilaporkan pihak keluarga pasien. Menurutnya, dugaan tersebut tidak benar dan masih dalam proses klarifikasi oleh pihak berwenang.

‎Ia menjelaskan, pasien sebelumnya menjalani perawatan dalam kondisi tidak sadar dan telah mendapatkan obat bius serta obat penenang. Setelah sadar, pasien mengaku mengalami pelecehan.

‎”Penjelasan dari dokter kami, dr Hasiolan, kondisi tersebut diduga dipengaruhi efek obat. Hal itu juga sudah disampaikan kepada pihak keluarga,” ujar Immala, Selasa 14 Juli 2026.

‎Ia menyebut, tuduhan yang beredar tidak sesuai dengan fakta yang dimiliki pihak rumah sakit. Meski demikian, RSUD Martapura tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

‎Immala membenarkan keluarga pasien telah melaporkan dugaan tersebut ke Polres OKU Timur. Aparat kepolisian juga telah mendatangi rumah sakit untuk meminta klarifikasi kepada pihak terkait, termasuk Kepala Seksi Keperawatan.

‎”Polisi sudah datang melakukan klarifikasi. Saat ini masih dilakukan validasi terhadap seluruh informasi yang ada,” katanya.

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Laporan Rizal Arisandi | Editor AbV

Berita Terkait

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418
PAN Targetkan Bentuk 11 Ribu Relawan di OKU Timur
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:22 WIB

PAN Targetkan Bentuk 11 Ribu Relawan di OKU Timur

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Berita Terbaru