Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang, Ir Teddy Andrian ST IPM ASEAN Eng

Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang, Ir Teddy Andrian ST IPM ASEAN Eng

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Perusahaan Umum Daerah [Perumda] Tirta Musi Palembang memastikan pasokan dan distribusi air bersih kepada pelanggan tetap aman selama musim kemarau 2026.

‎Melimpahnya debit air Sungai Musi membuat perusahaan tidak mengalami kendala dalam penyediaan air baku, meski perluasan jaringan ke sejumlah kawasan permukiman masih menjadi pekerjaan rumah.

‎Direktur Utama Perumda Tirta Musi Palembang, Ir Teddy Andrian ST IPM ASEAN Eng, mengatakan kondisi kemarau tahun ini tidak berdampak pada ketersediaan air baku karena sumber air yang dimanfaatkan masih mencukupi.

‎”Air baku yang kami miliki masih murni dan tersedia dari beberapa titik pengambilan, seperti Pulokerto, Gandus, Karang Anyar dekat Musi II, dan 1 Ilir. Hingga saat ini tidak ada kendala pasokan air baku meski memasuki musim kemarau karena curah hujan juga masih terjadi,” kata Teddy.

‎Menurutnya, distribusi air kepada pelanggan di Kota Palembang berjalan normal. Kendala utama justru berada pada perluasan jaringan perpipaan di sejumlah wilayah yang belum terjangkau layanan.

‎Salah satu kawasan yang belum terlayani adalah Sedapat–Sukawinatan di Jalan Noerdin Panji. Sekitar 100 rumah belum dapat menikmati layanan air bersih karena lokasi permukiman berada di dataran yang lebih tinggi, sementara jaringan pipa induk belum tersedia. Kondisi tersebut diperparah dengan sumur warga yang mulai mengering saat kemarau.

‎Sebagai solusi sementara, Perumda Tirta Musi menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki. Namun, layanan tersebut belum dapat dilakukan secara maksimal karena pembangunan jaringan pipa induk masih berlangsung.

‎”Warga sudah mengajukan permohonan sambungan, tetapi belum bisa direalisasikan karena jaringan pipa induk masih dalam proses percepatan,” ujarnya.

‎Teddy mengatakan permohonan sambungan baru juga terus meningkat di kawasan pengembangan permukiman, seperti Gandus, Tanjung Barangan, Alang Alang Lebar, Talang Betutu, dan Kalidoni. Tingginya permintaan belum sebanding dengan kapasitas pembangunan jaringan sehingga daftar tunggu pemasangan masih cukup panjang.

‎”Kami akan mempercepat pemasangan. Apabila ada permohonan yang belum terealisasi hingga enam bulan, akan dilakukan penelusuran agar bisa diprioritaskan,” katanya.

‎Sejak Januari hingga pertengahan 2026, Perumda Tirta Musi telah menambah sekitar 10 ribu sambungan pelanggan baru. Meski demikian, jumlah tersebut belum mampu mengimbangi tingginya permintaan masyarakat terhadap layanan air bersih.

‎Selain memperluas layanan, Perumda Tirta Musi juga terus menertibkan pelanggan yang menunggak pembayaran serta menindak praktik pencurian meter air yang masih ditemukan, termasuk di kawasan Boom Baru. Menurut Teddy, pembayaran rekening pelanggan menjadi sumber utama pendanaan perusahaan untuk membangun dan memperluas jaringan distribusi air bersih.

‎Karena itu, Perumda Tirta Musi mengimbau masyarakat membayar tagihan air tepat waktu agar pelayanan tetap berjalan optimal sekaligus mendukung pengembangan jaringan ke wilayah yang belum terlayani.

‎Laporan/Editor Abror Vandozer

Baca Juga:  Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Berita Terkait

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418
Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Kamis, 6 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Tim Wasev TMMD Tiba di Palembang, Evaluasi Progres Program Kodim 0418

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:20 WIB

Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Berita Terbaru