“Pelayanan bukan hanya di kantor Disdukcapil saja, sejak 18 september 2019 telah dibentuk UPTD oleh Bupati Banyuasin di 21 kecamatan. Hal ini bertujuan mendekatkan pelayanan, supaya masyarakat bisa mengurus sendiri,” ungkap dia, Rabu [26/10/2022].
Kemudian 3 November 2019, Bupati Banyuasin mendirikan Unit Sembilang di OPI Mall Jakabaring, aktif melayani masyarakat 7 hari dalam satu minggu termasuk libur nasional. Alhasil masyarakat 13 kecamatan memanfaatkan layanan tersebut, termasuk dari Desa Sri Jaya dan Sejagung Kecamatan Rantau Bayur.
“Pemerintah Kabupaten Banyuasin menyiapkan Anjungan Dukcapil Mandiri [ADM] di OPI Mall, inovasi pelayanan onlie dimana masyarakat dapat mencetak sendiri Kartu Keluarga [KK] dan Akta kecuali Kartu Tanda Penduduk [KTP]. Kemudian melalui layanan WA 081278385656, termasuk bidan berfungsi ganda karena diperintahkan Bupati Banyuasin membantu KK dan akta kelahiran,” terang dia.
Saukani membeberkan Disdukcapil pun aktif melakukan jemput bola, menggunakan mobil keliling dan bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Pasalnya hari minggu maupun tanggal merah tidak ada hambatan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
