Warga Keluhkan Aktivitas Bongkar Muat Barang di Kawasan Ambalat

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalbar, Abriansyah

Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalbar, Abriansyah

Ketua MPW PP Kalbar Minta Pemkot Pontianak bisa memberikan solusi

WIDEAZONE.COM, PONTIANAK | Menanggapi viralnya pemberitaan di sejumlah media terkait aktivitas truk ekspedisi yang melakukan bongkar muat barang di kawasan Ambalat, Jalan Budi Karya, Pontianak Selatan, Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalimantan Barat meminta kepada PJ Walikota Pontianak ataupun dinas terkait supaya dapat memberikan solusi sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman ketika melintas di kawasan tersebut.

Pasalnya aktifitas bongkar muat barang ini juga sudah memakan bahu jalan yang ada, sehingga masyarakat merasa terganggu ketika melintas.

Baca Juga:  Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera

“Apalagi kegiatan bongkar muat ini setiap hari dilakukan yaitu, mulai dari pukul 14.00 WIB hingga malam hari, dan ini sangat menganggu warga yang kebetulan melintas di kawasan tersebut bahkan masyarakat merasa tidak nyaman ketika melewatinya,” kata Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalbar, Abriansyah, Selasa (6/2/2024).

Menurut dia, akibat dari aktivitas bongkar muat ini, warga merasa resah bahkan merasa tidak nyaman ketika berkendaraan di kawasan tersebut.

“Ini sangat menganggu warga yang kebetulan melintas di kawasan itu, khususnya bagi mereka yang mengunakan kendaraan roda empat, karena kegiatan bongkar muat itu juga sudah memakan bahu jalan yang ada di kawasan itu,” kata O’ok sapaan akrab Abriansyah.

Baca Juga:  Lima Petugas Dishub Palembang Dipecat, 14 Kena Sanksi Administratif Buntut Razia Liar

Ia menegaskan bahwa jalan yang ada di kawasan tersebut tidaklah begitu lebar sehingga kalau truk-truk yang melakukan bongkar muat barang datangnya bersamaan dan parkir di kiri kanan badan jalan tentunya akan membuat jalan akan menjadi sempit bahkan menimbulkan rasa tidak aman untuk dilewati, takut terjadi hal-hal yang diinginkan apalagi saat bongkar muat barang dilakukan.

Berita Terkait

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!
19 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Kadis Pariwisata Definitif–Kadishub Beralih “Kursi Kosong”
Dari Beban Jadi Energi: PSEL Keramasan Siap Revolusi Pengelolaan Sampah Palembang

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:02 WIB

AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Senin, 11 Mei 2026 - 06:53 WIB

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Berita Terbaru