Wamenaker RI: Tenaga Kerja Indonesia Minim SDM

- Jurnalis

Sabtu, 28 September 2024 - 21:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenaker Dr Ir Afriansyah Noor usai mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor Fisip UNSRI, Sabtu 28 September 2024.

Wamenaker Dr Ir Afriansyah Noor usai mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor Fisip UNSRI, Sabtu 28 September 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Angka penyerapan tenaga kerja ke luar negeri saat ini masih sedikit, hal ini disebabkan oleh minimnya sumber daya manusia [SDM].

Wakil Menteri Ketenagakerjaan [Wamenaker] RI Dr Ir Afriansyah Noor mengungkapkan bahwa selain minimnya SDM, penyerapan tenaga kerja ke luar negeri sedikit juga disebabkan kurangnya kompetensi dan vokasi.

“Saat ini lebih banyak pekerja migran informal, seperti ART [Asisten Rumah Tangga], sopir dan lainnya,” ungkap Afriansyah usai mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor Fisip UNSRI, Sabtu 28 September 2024.

“Maka perlunya peningkatan SDM dengan pelatihan kemampuan, juga kerjasama dengan pemerintah,” sambung Afriansyah.

Dari itu kata Adriansyah, perlu pelatihan di bidang pekerjaan formal (punya skill dan kemampuan), seperti manufaktur juga industri yang banyak diperlukan negara penempatan, seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan Hongkong.

Baca Juga:  Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

“Memilih negara luar untuk penempatan karena di sini memang kurangnya kesempatan bekerja, sementara negara luar minus tenaga kerja, jumlah penduduknya pun minus yang produktif, makanya perlu peningkatan skill di Indonesia termasuk bahasa untuk penyerapan tenaga kerja,” kata Afriansyah.

Adriansyah berharap, disertasi program doktornya yang berjudul ‘Model Collaborative Government dalam Peningkatan Evaluasi Kerja Imigran Indonesia’ dapat menjawab permasalahan tersebut.

“Disertasi ini bisa digunakan pemerintah untuk peningkatan perluasan kesempatan kerja kita keluar negeri, khususnya pekerja migran Indonesia,” terang Afriansyah.

Baca Juga:  SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Sementara, Dekan Fisip UNSRI Prof Dr Alfitri berharap disertasi Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI ini melahirkan pemikiran baru soal collaborative government, tentang bagaimana menyelesaikan persoalan tenaga kerja dengan meningkatkan kualitas SDM pekerjaan migran Indonesia.

“Salah satunya dengan meningkatan kualitas SDM dan menjalin kerjasama dengan lembaga pemangku kepentingan terkait, dengan beberapa negara yang membutuhkan tenaga kerja seperti Jepang dan Korea,” kata Alfitri.

“Mudah-mudahan peran dari beliau bisa memberikan pemikiran tenaga kerja di Indonesia, agar penyerapan tenaga kerja ke luar negeri meningkat.

Alfitri mengaku bangga dengan pilihan Wakil Menteri memilih Fisip UNSRI sebagai Program Dokter Administrasi Publik sebagai studi doktornya,” pungkasnya.

Lapiran Hasan Basri

Berita Terkait

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP
SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎
OREO Berbagi Seru: Wujudkan Pembelajaran Menyenangkan, Cetak Siswa Ogan Ilir Cerdas dan Berkarakter
Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:51 WIB

CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Minggu, 27 September 2026 - 13:21 WIB

SR di Empat Lawang Krisis Air Sedangkan Anggaran Sekolah Rakyat Puluhan Triliun

Senin, 14 September 2026 - 18:04 WIB

ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Berita Terbaru