Gubernur Herman Deru Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Program Desa Bersinar di Sumsel

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Dr H Herman Deru saat memberikan sambutan dalam Seminar Desa Bersinar bagi kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] Tahun 2026 yang digelar Harian Sumatera Ekspres di Hotel Aryaduta, Rabu 22 April 2026, malam.

Gubernur Dr H Herman Deru saat memberikan sambutan dalam Seminar Desa Bersinar bagi kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] Tahun 2026 yang digelar Harian Sumatera Ekspres di Hotel Aryaduta, Rabu 22 April 2026, malam.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan, Dr H Herman Deru, mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor dalam upaya menyukseskan program Desa Bersinar [Bersih dari Narkoba] di Sumatera Selatan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Seminar Desa Bersinar bagi kepala desa dan perangkat desa se-Kabupaten Musi Banyuasin [Muba] Tahun 2026 yang digelar Harian Sumatera Ekspres di Hotel Aryaduta, Rabu 22 April 2026, malam.

Seminar yang mengangkat tema “Desa Tangguh Tanpa Narkoba: Strategi Menciptakan Lingkungan Aman, Produktif, dan Bebas Penyalahgunaan Narkoba untuk Muba Maju Lebih Cepat” ini diikuti berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Forkopimda kabupaten dan provinsi, Polda, hingga Kejaksaan Tinggi.

Dalam sambutannya, Herman Deru mengapresiasi peran Harian Sumatera Ekspres yang telah menginisiasi kegiatan edukatif terkait pencegahan dan penanggulangan peredaran narkoba.

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak tersebut menjadi kekuatan utama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.

Baca Juga:  EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

“Ini adalah misi yang luar biasa. Saya meminta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) untuk berkoordinasi dengan semua pihak agar kegiatan ini dapat dijadikan role model,” ujar Herman Deru.

Ia menegaskan, desa sebagai garda terdepan pemerintahan memiliki peran strategis dalam memutus rantai peredaran narkoba, mulai dari tingkat keluarga hingga masyarakat luas.

Gubernur juga mendorong pelaksanaan workshop berkelanjutan guna meningkatkan pemahaman aparatur desa terhadap aspek hukum terkait narkoba.

“Jika aparatur desa memahami aturan hukum, mereka akan lebih efektif dalam melakukan pencegahan dari lingkungan terdekat,” katanya.

Herman Deru menambahkan, program Desa Bersinar akan diperluas penerapannya di seluruh desa di Sumatera Selatan yang berjumlah sekitar 3.228 desa.

Ia juga menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam membentengi generasi muda, yakni pemahaman hukum, penguatan nilai agama, serta pelestarian adat dan budaya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

“Adat dan budaya harus menjadi tanggul dalam mencegah masuknya narkoba ke dalam rumah tangga. Ini harus terus digaungkan,” tegasnya.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menyiapkan generasi muda yang berkualitas dalam menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas.

“Kita harus menyiapkan generasi yang hebat, berakhlak baik, berilmu, berwawasan luas, serta mampu bersaing dalam pergaulan yang sehat,” pungkasnya.

General Manager Sumatera Ekspres, Iwan Wirawan, menambahkan bahwa kegiatan ini perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama melawan narkoba.

“Narkoba adalah musuh bangsa. Mari bersama mewujudkan desa bersih narkoba, tidak hanya di Muba, tetapi juga di seluruh Sumatera Selatan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Siallagan, para kepala OPD Sumsel, unsur Forkopimda Muba, serta sejumlah pejabat lainnya.

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Berita Terbaru