WIDEAZONE.com, OKU TIMUR | Bupati OKU Timur Lanosin menegaskan pentingnya pengelolaan keuangan desa yang tepat sasaran, transparan, dan akuntabel agar setiap rupiah anggaran benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan dalam Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 21 Oktober 2026.
Di tengah keterbatasan anggaran dan perubahan kebijakan, pemerintah desa dituntut lebih cermat menetapkan prioritas. Pelayanan publik harus tetap berjalan, sementara pembangunan harus berorientasi pada kebutuhan warga, bukan sekadar mengejar realisasi anggaran.
Evaluasi pengelolaan keuangan desa pun menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola, memperkuat pengawasan, serta memastikan penggunaan anggaran sesuai ketentuan. Perencanaan yang matang diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan.
Selain tata kelola keuangan, Lanosin juga menyoroti pencegahan kebakaran hutan dan lahan [karhutla]. Pemerintah desa diminta berperan aktif mengedukasi masyarakat, mensosialisasikan larangan pembakaran lahan, serta memperkuat upaya pencegahan melalui peraturan desa yang selaras dengan ketentuan hukum.
Pengelolaan anggaran dan pencegahan karhutla menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah desa dalam menjaga keberlanjutan pembangunan. Dengan penetapan prioritas yang tepat dan pengawasan yang konsisten, anggaran desa diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi, tetapi berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Laporan Rizal Arisandi | Editor AbV







![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-225x129.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-225x129.jpg)




![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-129x85.jpg)


![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

