Solidaritas Jurnalis OKU Timur Menguat, Polisi Didesak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Wartawan di Palembang

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Solidaritas Jurnalis OKU Timur [FSJ OKUT] mendatangi Mapolres OKU Timur, Rabu 14 Oktober  2026.

Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Solidaritas Jurnalis OKU Timur [FSJ OKUT] mendatangi Mapolres OKU Timur, Rabu 14 Oktober  2026.

WIDEAZONE.com, OKU TIMUR | Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Solidaritas Jurnalis OKU Timur [FSJ OKUT] mendatangi Mapolres OKU Timur, Rabu 14 Oktober  2026. Mereka mendesak aparat kepolisian mengusut tuntas dugaan pengeroyokan terhadap dua wartawan saat meliput demonstrasi di depan Mapolda Sumatera Selatan, Palembang.

Dua jurnalis yang dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa Selasa [13/10/2026] tersebut adalah Rahmad Kurniawan dari Tribun Sumsel dan Mulyadi dari PalTV. Keduanya dilaporkan mengalami luka-luka dan mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

FSJ OKUT menilai dugaan kekerasan terhadap jurnalis saat menjalankan tugas peliputan perlu ditangani secara serius. Mereka meminta kepolisian mengungkap seluruh pihak yang terlibat, bukan hanya berhenti pada penindakan terhadap satu orang.

Perwakilan FSJ OKUT, Fahmi, mengatakan kedatangan mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap sesama insan pers sekaligus penyampaian aspirasi agar proses hukum berjalan hingga tuntas.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

“Kami kemarin mendapat kabar adanya peristiwa yang bisa dikatakan sebagai penganiayaan, baik terhadap wartawan yang sedang meliput maupun rekan-rekan mahasiswa yang ingin menyampaikan aspirasi,” ujar Fahmi.

Menurutnya, jurnalis yang menjalankan tugas peliputan harus memperoleh perlindungan. Kekerasan terhadap wartawan, kata dia, juga menjadi persoalan serius karena dapat menghambat kerja jurnalistik dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, FSJ OKUT menitipkan aspirasi kepada jajaran Polres OKU Timur untuk diteruskan kepada pimpinan kepolisian. Mereka meminta penanganan perkara dilakukan secara menyeluruh dan setiap pihak yang terbukti terlibat diproses sesuai hukum.

Fahmi turut mengapresiasi informasi mengenai penangkapan seseorang yang diduga sebagai provokator dalam peristiwa tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa pengembangan penyelidikan tetap diperlukan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.

“Kami mendengar sudah ada yang ditangkap, diduga sebagai pelaku provokator. Kami mengapresiasi langkah tersebut. Namun, harapan kami, pengusutan jangan berhenti di satu titik. Semua pihak yang terlibat harus diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Baca Juga:  KPU Banyuasin Go to School, Edukasi Pemilih Pemula Kritis Jaring Informasi

Kedatangan para jurnalis diterima Wakapolres OKU Timur Kompol Hendri, S.H., didampingi Kasat Intelkam AKP Andi Bintoro dan Kasi Humas AKP Supardi.

Hendri menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang menimpa wartawan di Palembang. Ia juga menegaskan bahwa kepolisian terbuka terhadap aspirasi insan pers.

“Polisi mendukung pers, pers adalah pendukung polisi,” ujarnya.

Ia menambahkan, aspirasi yang disampaikan FSJ OKUT akan diteruskan kepada pimpinan untuk menjadi perhatian lebih lanjut.

“Tentunya kami juga ikut prihatin atas peristiwa yang terjadi terhadap rekan-rekan di Palembang. Kami menerima silaturahmi rekan-rekan jurnalis dan akan menyampaikan aspirasi ini kepada pimpinan,” kata Hendri.

Laporan Rizal Arisandi | Editor AbV 

Berita Terkait

KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap
Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!
Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka
Breaking News! Dua Wartawan Dikeroyok saat Liputan Demo di Mapolda Sumsel, Handphone Nyaris Dirampas
Karhutla OKU Timur Jadi Perhatian Serius, Enos Perkuat Patroli hingga Penindakan Hukum
Resmi Pimpin Perbati OKU Timur, Muhamad Irfanjid Bidik Lahirnya Petinju Berprestasi
7 Penjaga Terakhir Warisan Palembang Dilantik, Ratu Dewa: Jangan Sampai Sejarah Tergusur Pembangunan
“Enjoy” Bikin Geger! Wali Kota Ratu Dewa Minta Maaf: Saya Tetap Peduli Warga ‎

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Solidaritas Jurnalis OKU Timur Menguat, Polisi Didesak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Wartawan di Palembang

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Breaking News! Dua Wartawan Dikeroyok saat Liputan Demo di Mapolda Sumsel, Handphone Nyaris Dirampas

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Karhutla OKU Timur Jadi Perhatian Serius, Enos Perkuat Patroli hingga Penindakan Hukum

Berita Terbaru