Kemensos Apresiasi Kesiapan Pemkot Palembang, Sekolah Rakyat Segera Dibangun

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Sekretaris Daerah Kota Palembang, H. Aprizal Hasyim, dengan Sekretaris Jenderal Kemensos, Dr. Robben Rico, di Kantor Kemensos, Rabu 1 April 2026.

Pertemuan Sekretaris Daerah Kota Palembang, H. Aprizal Hasyim, dengan Sekretaris Jenderal Kemensos, Dr. Robben Rico, di Kantor Kemensos, Rabu 1 April 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG  | Pemerintah melalui Kementerian Sosial [Kemensos] terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat sebagai solusi nyata bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Bahkan, Kota Palembang dinilai siap menjadi salah satu daerah percontohan dalam program strategis nasional tersebut.

Hal ini terungkap usai pertemuan Sekretaris Daerah Kota Palembang, H. Aprizal Hasyim, dengan Sekretaris Jenderal Kemensos, Dr. Robben Rico, di Kantor Kemensos, Rabu 1 April 2026.

Dalam pertemuan itu, Kemensos memberikan apresiasi atas kesiapan Pemerintah Kota Palembang yang dinilai serius dalam mendukung program Sekolah Rakyat. Palembang bahkan disebut sebagai kota strategis dalam pengembangan program pendidikan berbasis pengentasan kemiskinan.

“Palembang ini salah satu kota yang cukup siap. Program Sekolah Rakyat di sini sudah mulai berjalan, bahkan menjadi perhatian karena menyasar langsung anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan,” ujar Robben Rico.

Namun demikian, Kemensos menekankan pentingnya percepatan penyelesaian persoalan lahan dan administrasi. Status lahan harus dipastikan “clear and clean” agar proses pembangunan tidak terhambat.

Baca Juga:  Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan gagasan Presiden untuk menjamin hak pendidikan bagi seluruh anak bangsa, khususnya dari keluarga miskin dan rentan. Selain pendidikan gratis, konsep sekolah ini juga mencakup pemenuhan kebutuhan siswa secara menyeluruh.

Setiap siswa nantinya akan mendapatkan pembiayaan sekitar Rp4 juta per bulan yang mencakup makan, kebutuhan sekolah, hingga operasional tenaga pengajar.

Sekolah ini juga dirancang dengan fasilitas setara sekolah unggulan, bahkan ditargetkan menyamai standar seperti SMA Taruna Nusantara.

“Sekolah Rakyat ini bukan hanya tempat belajar, tapi juga miniatur pengentasan kemiskinan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekda Palembang Aprizal Hasyim menegaskan kesiapan penuh pemerintah kota dalam mendukung program tersebut. Ia menyebutkan bahwa Pemkot telah menyiapkan lahan sekitar 6,7 hektare lengkap dengan rencana perbaikan infrastruktur pendukung.

“Kami punya semangat yang sama. Lahan sudah disiapkan, akses jalan akan diperbaiki, termasuk kelengkapan administrasi seperti AMDAL dan analisis lalu lintas,” ujarnya.

Pemkot Palembang menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen dimulai pada Juni 2026. Salah satu lokasi yang disiapkan berada di kawasan Lanud Sri Mulyono Herlambang dengan luas lahan mencapai sekitar 6,9 hektare.

Baca Juga:  Hari ke-24 TMMD ke-129, Satgas Pastikan Jalan 750 Meter Talang Jambe Dikerjakan dengan Kualitas Terbaik

Ia menyatakan bahwa meski terdapat keterbatasan aset, pihaknya mendapat dukungan dari Lanud untuk penyediaan lahan melalui skema pinjam pakai sambil menunggu proses hibah rampung.

Sekolah ini nantinya diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA. Seluruh biaya pendidikan, termasuk seragam, akan ditanggung pemerintah pusat.

Kepala Dinas Sosial Kota Palembang, M. Raimon Lauri, AR menegaskan bahwa program ini difokuskan bagi masyarakat dalam kategori miskin ekstrem (Desil 1 dan 2), yang selama ini rentan putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.

“Yang terpenting adalah tepat sasaran. Sekolah ini hadir untuk memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa mendapatkan pendidikan yang layak secara gratis,” katanya.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi konkret dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan di Kota Palembang.

Berita Terkait

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik
ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP
Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla–ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Rabu, 9 September 2026 - 15:01 WIB

Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Selasa, 8 September 2026 - 16:00 WIB

ISPA Mengganas! Besok Palembang Berlakukan PJJ bagi TK hingga SMP

Selasa, 8 September 2026 - 12:32 WIB

Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Berita Terbaru

Oleh: Bayumi AP SE MSi [Ketua Komunitas dan Praktisi Pendidikan]

Opini

Kabut Asap: Ketika Rumah Berubah Jadi Sekolah

Kamis, 10 Sep 2026 - 12:28 WIB