Sekda Sumsel Edward Candra Tinjau Langsung Layanan Bank Sumsel Babel untuk Disabilitas

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan [Sekda Sumsel], Dr Drs H Edward Candra MH meninjau langsung layanan perbankan di Bank Sumsel Babel dalam memberikan pelayanan kepada konsumen penyandang disabilitas, Rabu 22 April 2026.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan [Sekda Sumsel], Dr Drs H Edward Candra MH meninjau langsung layanan perbankan di Bank Sumsel Babel dalam memberikan pelayanan kepada konsumen penyandang disabilitas, Rabu 22 April 2026.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan [Sekda Sumsel], Dr Drs H Edward Candra MH meninjau langsung layanan perbankan di Bank Sumsel Babel dalam memberikan pelayanan kepada konsumen penyandang disabilitas, Rabu 22 April 2026.

Peninjauan tersebut dilakukan usai Sekda memberikan sambutan dalam kegiatan Diseminasi Layanan Kantor Perbankan yang Aksesibel bagi Disabilitas di Gedung Bank Sumsel Babel.

Dalam kesempatan itu, Edward Candra menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan dalam menghadirkan layanan perbankan yang ramah disabilitas. Menurutnya, sejumlah layanan inklusif bagi penyandang disabilitas mulai diterapkan dan menunjukkan perkembangan positif.

Ia mengatakan, berdasarkan pantauan Otoritas Jasa Keuangan [OJK], kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya responsivitas, baik di tingkat pusat maupun di berbagai sektor layanan lainnya.

“Hal ini tentu sejalan dengan komitmen kita bersama untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara merata dan berkelanjutan, khususnya bagi kelompok rentan,” ujarnya.

Baca Juga:  Bapenda Palembang Buru Penunggak Pajak Kakap, Bersiap “Ditempel”!

Edward Candra juga mendorong para pelaku usaha di sektor keuangan di Sumatera Selatan untuk mengimplementasikan prinsip inklusi disabilitas dalam setiap produk dan layanan yang diberikan.

“Layanan keuangan memiliki tanggung jawab untuk menyediakan layanan yang inklusif bagi penyandang disabilitas, sesuai dengan kebijakan nasional serta peraturan yang berlaku,” katanya.

Ia menekankan sejumlah aspek penting yang perlu diperhatikan, salah satunya aksesibilitas infrastruktur fisik. Menurutnya, penyedia layanan keuangan harus memastikan tersedianya fasilitas dasar yang ramah disabilitas, seperti jalur kursi roda dan sarana pendukung lainnya yang layak.

Selain itu, aksesibilitas infrastruktur digital juga dinilai krusial. Pelaku usaha di sektor keuangan diharapkan mampu menghadirkan layanan digital berbasis teknologi yang dilengkapi dengan fitur ramah disabilitas.

Baca Juga:  Revitalisasi Gedung Pasar 16 Ilir Jalan Terus, BCR Tantang Legalitas P3SRS dan Klaim Kepemilikan Kios

Lebih lanjut, Edward Candra menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pegawai diharapkan memiliki kemampuan komunikasi dan interaksi yang baik agar mampu memahami serta merespons kebutuhan konsumen disabilitas dengan menjunjung prinsip kesetaraan.

“Edukasi kepada karyawan perlu terus dilakukan, termasuk dalam hal pendampingan. Penyediaan tenaga pendamping maupun penerjemah menjadi bagian penting untuk membantu calon konsumen maupun konsumen disabilitas dalam mengakses layanan keuangan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya aksesibilitas dokumen serta mekanisme penanganan pengaduan konsumen. Menurutnya, layanan pengaduan harus disediakan melalui berbagai media yang mudah diakses oleh penyandang disabilitas.

“Layanan pengaduan perlu disediakan melalui berbagai media yang dapat diakses oleh disabilitas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde
Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎
17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
CKN Dorong Instruktur Kuasai AI Lewat Training dan Sertifikasi BNSP

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Fauzi Amro Gebrak Literasi Keuangan di Sumsel, Ibu Rumah Tangga Dibentengi dari Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:04 WIB

HGB 351 Mati Sejak 2020, Warga Desak Wali Kota Palembang Segera Buka Jalan Cinde

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Andreas Desak Bapenda Palembang Buka-bukaan Soal Penunggak Pajak Kakap PBB‎

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:58 WIB

17 Perkara Karhutla Korporasi di Sumsel Masuk Scientific Crime Investigation

Berita Terbaru