SMA Taruna Indonesia Bisa Ditutup

- Jurnalis

Senin, 22 Juli 2019 - 22:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DR Tarech Rasyid MSi

DR Tarech Rasyid MSi

WIDEAZONE.COM, PALEMBAMG — Tewasnya dua siswa SMA Taruna Indonesia Palembang, Delwyn Berli Julindro (14) dan Wiko Jeriyandra (16) sangat disayangkan pemerhati dunia pendidikan Dr Tarech Rasyid MSi.

Menurut Tarech, sebagai seorang dosen di Universitas Islam Negeri (UIN) dan Universitas IBA Palembang tersebur, dia memberikan pendidikan dengan hati.

“Artinya, ketila kita mengajar, selain ilmu pengetahuan yang diberikan, kita juha harus mengungkapnya dengan kelembutan,” ujar Tarech saat dimintai tanggapannya, Selasa (23 /7/2019).

Menurut dia, lembut bukan berarti tidak tegas untuk mencerdaskan siswa, tapi lebih memberikan disiplin atas proses belajar mengajar di selolah

Kalau pun sebelum masuk belajar di kelas ada masa orientasi sekolah (MOS), programnya harus cerdas,mendidik dan manusiawi.

“Kalau ada kekerasan dalam pelaksanaan MOS, maka kepala sekolah harus memberi teguran ke pada pembina MOS,” kata Tarech.

Baca Juga:  Palembang "All Out" Siapkan Lebaran 2026, 850 Personel Dikerahkan

Dalam dunia pendidikan seharusnya tidak ada kekerasam fisik maupun psikis. Sebab tujuan pendidikan itu untuk membangun kepribadian yang baik dan cerdas.

Artinya, sekolah apapun, merupakan lembaga pendidikan yang memberi ilmu pengetahuan untuk mencetak anak-anak bangsa yang berpreatasi.

“Saya tidak sependapat apabila dalam satu sekolah ada pendidikan semi-militer dalam proses pengenalan sekolah,’ tegas Tarech

Kalau ada pihak-pihak yang meminta agar SMA Taruna Indonesia harus ditutup, Tarech mengatakan, kalau program belajar dan mengajar di sekolah itu ada unsur “kekerasan” sebaiknya harus dipertimbangkan saja.

“Sekarang ini tidak zamannya lagi ada kekerasan. Sebaiknya tiap program pendidikan yang diajarkan itu harus memiliki nilai etika kemanusiaan,” katanya.

Baca Juga:  Pejabat Pemkot Palembang Rangkap Jabatan! Pemerhati Sorot SDM--Pelayanan hingga Dobel Tunjangan

Sementara itu, saat dimintai pendapatnya tentang tewasnya dua siswa SMA Taruna Indonesia, Delwyn dan Miko, Kepala Dinas Pendidikan Nasional Sumatera Selatan (Diknas Sumsel), Widodo, mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim ke lapangan.

“Tim ditugaskan untuk menyasar ke program pendidikannya, kepala sekolah serta sosok pembinanya di lapangan,” kata Widodo

Apabila ada unsur kesengajaan dan kekerasan fisik di lapangan, tuntutan agar sekolah itu ditutup, akan menjadi pertimbangannya.

Namun saat ini pihaknya masih melihat hasil yang dilaksanakan tim investigasi. Apabila hasil investigasi itu masih ada harapan untuk diberi pembinaan, sebaiknya dipertahankan saja.

Namun apabila hasilnya positif harus ditutup, maka nasib SMA Taruna Indonesia harus ditutup. (abror vandozer/anto narasoma)

Berita Terkait

Gubernur Herman Deru Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Program Desa Bersinar di Sumsel
Hadiri Paripurna HUT ke-13 PALI, Gubernur Herman Deru Dorong PALI Jadi Segitiga Emas Sumsel
Sekda Sumsel Edward Candra Tinjau Langsung Layanan Bank Sumsel Babel untuk Disabilitas
Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan
Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Bawa Sumsel Raih Penghargaan CSR Tingkat Nasional
Sekda Edward Candra Bahas Strategi Penyelesaian Konflik Tenurial dalam Audiensi dengan TNI
Gubernur Herman Deru Targetkan “Sultan Muda” Dorong Ekspor dan Ekonomi Inklusif Sumsel
Sekda Sumsel Edward Candra Pimpin Apel Gabungan Peringatan Hari Kartini 2026

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:11 WIB

Gubernur Herman Deru Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Program Desa Bersinar di Sumsel

Rabu, 22 April 2026 - 19:35 WIB

Hadiri Paripurna HUT ke-13 PALI, Gubernur Herman Deru Dorong PALI Jadi Segitiga Emas Sumsel

Rabu, 22 April 2026 - 19:21 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Tinjau Langsung Layanan Bank Sumsel Babel untuk Disabilitas

Rabu, 22 April 2026 - 05:56 WIB

Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan

Rabu, 22 April 2026 - 05:49 WIB

Gubernur Herman Deru–Wagub Cik Ujang Bawa Sumsel Raih Penghargaan CSR Tingkat Nasional

Berita Terbaru

Wamenaker Afriansyah Noor saat membuka Rapat Kerja Nasional Serikat Pekerja Sucofindo di Jakarta, Rabu 22 April 2026. [Foto: Biro Humas Kemenaker RI]

Nasional

Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

Kamis, 23 Apr 2026 - 20:55 WIB

Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi [Tipikor] pada Pengadilan Negeri Palembang menjatuhkan vonis 5 tahun penjara kepada terdakwa Lukman, dalam kasus korupsi lahan seluas 1.541 hektare di perbatasan Kabupaten Ogan Ilir dan Muara Enim.

Headlines

Eks Kades Ogan Ilir Korupsi Lahan, Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:40 WIB