PLBN Terpadu Sei Pancang dibangun di atas lahan seluas 68.169 meter persegi. Pembangunannya terbagi menjadi zona inti dan zona pendukung yang meliputi bangunan utama, mess pegawai, dan Wisma Indonesia. Selanjutnya untuk mendukung operasional juga dibangun ticketing dan selasar, tower air dan GWT, tempat pengelolaan sampah, jembatan, utilitas dan plaza, jalan dan pedestrian, serta pagar keliling.
PLBN Terpadu Sei Pancang dibangun dengan konsep infrastruktur hijau melalui penataan lanskap, penanaman pohon dan rumput serta roof garden untuk bangunan bertingkat. Lokasi PLBN ini dapat diakses menggunakan speed boat dari Kota Tarakan, Ibu Kota Kaltara, dengan waktu tempuh sekitar tiga jam.
PLBN ini merupakan 1 dari 4 PLBN yang dibangun Kementerian PUPR di Kaltara sebagai amanat dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan. Tiga PLBN Terpadu lainnya adalah Long Midang dan Labang di Kabupaten Nunukan serta Long Nawang di Kabupaten Malinau. (JN)
Halaman : 1 2

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

