Menurut dia, Bali sudah menjadi top of mind bagi wisatawan India jika berwisata ke Indonesia. Oleh karena itu, Kemenparekraf ingin memperkenalkan destinasi lain yang tak kalah menarik kepada mereka, yaitu Labuan Bajo yang merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas.
“Melalui FAM Trip ini, kami ingin menyampaikan pesan agar wisatawan mancanegara khususnya dari India dapat menambahkan destinasi Labuan Bajo dalam perjalanan wisata mereka ke Indonesia. Sangat mudah menuju ke sana, bisa melalui Jakarta langsung menuju ke Labuan Bajo dengan menempuh dua jam penerbangan, bahkan tidak sampai satu jam menggunakan pesawat dari Bali,” ujar Made.
Adapun segmentasi dari wisatawan India yang banyak ke Indonesia meliputi pasangan, keluarga, milenial, dan gen Z yang dirasa cocok dengan destinasi Labuan Bajo dengan pilihan tempat eksotik, aktivitas yang beragam, dan berbagai jenis akomodasi dari mulai homestay sampai dengan resort mewah.
Ni Made menambahkan pelaksanaan FAM Trip kali ini didukung oleh berbagai pihak yaitu Plataran Komodo Resort & Spa, Sea Safari Cruise, Meruorah Labuan Bajo, Grand Komodo Tours, dan Anara Airport Hotel Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya





![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-225x129.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)



![PT Cipta Kapasitas Nusantara [CKN] melalui _Training dan Sertifikasi BNSP Skema Instruktur KKNI Level 4 + Personal Branding_ digelar 2–4 Oktober 2026 di Hotel Ibis Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/DSC_0095_copy_2144x1282-129x85.jpg)
![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
