Kesimpulan ini muncul dalam penelitian yang diterbitkan International Journal of Sport Medicine. Peneliti mengukur stres oksidatif, yang diduga berperan dalam berkembang dan kambuhnya kanker.
Mereka mengukur tingkat kanker payudara wanita dan kanker prostat pria sebelum dan sesudah hiking. Studi menemukan jauhnya jarak pendakian dapat meningkatkan kapasitas antioksidan, yang membantu melawan penyakit dalam darah pasien onkologi.
- Membahagiakan diri
Penelitian menunjukkan bahwa mendaki gunung dapat menjadi terapi tambahan. Ini juga membantu orang yang sedang depresi berat yang disertai dengan rasa putus asa.
Bagi mereka yang tidak menderita depresi, mendaki gunung pun bisa membantu memperbaiki kondisi mental. Mereka dapat menikmati berada di alam, yang jauh dari bisnis di kehidupan sehari-hari dan teknologi.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya



















