OKI  

Wamenkumham Apresiasi Progres Lapas Kayuagung

Wakil Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia [Wemekumham], Prof Dr Edward Omar Sharif Hiariej SH MHum mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan [Lapas] Kelas IIB Kayuagung, Rabu [27/07/2022].
Wakil Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia [Wemekumham], Prof Dr Edward Omar Sharif Hiariej SH MHum mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan [Lapas] Kelas IIB Kayuagung, Rabu [27/07/2022].

WIDEAZONE.com, OKI | Wakil Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia [Wemekumham], Prof Dr Edward Omar Sharif Hiariej SH MHum mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan [Lapas] Kelas IIB Kayuagung, Rabu [27/07/2022].

Kunjungan Wamenkumham didampingi Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel Harun Sulianto, Kepala Divisi Administrasi Idris, Kepala Divisi Pemasyarakatan Bambang Haryanto, Kepala Divisi Keimigrasian Herdaus dan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM.

banner 468x60

Kehadiran Wamenkumham beserta rombongan disambut langsung Kepala Lapas Kelas IIB Kayuagung Reza Meidiansyah Purnama Amd IP SH bersama Wabup OKI HM Djalfar Shodik, Kapolres OKI, AKBP Dili Yanto, Kepala Kejaksaan Negeri OKI , Abdi Reza Fachlewi Junus, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten [BNN] OKI, AKBP H Gendi Marzanto dan Pasiter Kodim 0402 OKI dan OI, Kapten Muktar dan Forkopimda Kabupaten OKI,

Setibanya di Lapas Kayuagung, Wamenkumham beserta Rombongan langsung melakukan penanaman bibit durian musang king di area Sarana Asimilasi dan Edukasi [SAE] Lapas Kayuagung, peninjauan SAE dan area menembak di Shooting Range Lapas Kayuagung.

Tak hanya itu, Wamenkumham juga meninjau blok hunian Lapas Kayuagung serta memantau pembagian makanan bagi warga binaan hingga pengarahan serat penguatan tupoksi seluruh jajaran UPT baik secara luring maupun daring.

“Ada tiga kunci yang menjadi pedoman dalam membangun profesionalisme yaitu Integritas, transparansi dan akuntabilitas,” ungkap Wamenkumham Prof Edward Omar Sharif Hiariej.

Dikatakan Prof Edward, terdapat tiga aspek penting membangun integritas yaitu kejujuran, etika dan kedisiplinan. “Ketika kita telah memiliki integritas maka transparansi dan akuntabilitas itu dengan sendirinya akan tercapai maka konsekuensi lebih lanjut kita akan bekerja profesional,” jelasnya.

Bagi petugas pemasyarakatan, Wamenkumham mengatakan bahwa tugas yang diemban merupakan tugas yang mulia serta merupakan pekerjaan yang amat sulit karena membina orang yang benar saja sulit apalagi membina orang yang bersalah.

“Terlebih untuk membina WBP yang nantinya setelah kembali ke masyarakat dipastikan tidak akan mengulangi pidana dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat tutup Wamenkumham,” ujarnya.

Wamenkumham juga memberikan support dan apresiasi ke pada Lapas Kayu Agung agar ke depannya harus selalu tetap berinovasi serta memberikan dukungan, senantiasa semangat dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta dapat terus meningkatkan Profesionalitas dalam rangka pengabdian kepada Bangsa dan Negara Indonesia.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Reza Meidiansyah Purnama mengapresiasi dukungan Wamenkumham dalam memberikan semangat dan motivasi bagi jajaran petugas Lapas Kayuagung Kemenkumham Sumsel.

Editor Abror Vandozer