WIDEAZONE.com, OKI | Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] tengah berada dalam radar merah kejahatan siber setelah tercatat menduduki peringkat kedua tertinggi kasus penipuan digital di Sumatera Selatan.
Menanggapi situasi darurat ini, Pemerintah Kabupaten OKI menggandeng Otoritas Jasa Keuangan [OJK] Sumsel dan Polda Sumsel menggelar edukasi masif “Gerakan Anti-Scam” di Ruang Rapat Bende Seguguk II, Kamis 12 Maret 2026.
Langkah agresif ini diambil menyusul fakta mengejutkan bahwa Sumatera Selatan masuk dalam delapan besar provinsi dengan pengaduan penipuan siber terbanyak di Indonesia.
Kegiatan ini menyasar para garda terdepan informasi, mulai dari admin media sosial instansi pemerintah [OPD], konten kreator, mahasiswa, hingga awak media, guna memutus rantai penyebaran modus penipuan daring yang kian canggih.
Kepala Divisi Pengawasan Perilaku PUJK OJK Sumsel, Asnawati, menegaskan bahwa kecanggihan teknologi saat ini bagaikan pisau bermata dua. Selain memberi kemudahan, lubang kejahatan melalui scam atau penipuan transaksi keuangan digital pun terbuka lebar.
“OJK telah menghadirkan Indonesia Anti-Scam Center [IASC] sebagai ‘pusat bantuan’ bagi korban. Namun, benteng pertahanan utama tetap ada pada jari masyarakat: jangan asal klik tautan atau unduh aplikasi ilegal,” tegas Asnawati.
Senada dengan hal tersebut, Ipda Bobby Permana dari Dit Intelkam Polda Sumsel berharap kolaborasi di OKI ini menjadi role model bagi 17 kabupaten/kota lainnya di Sumatera Selatan.
Menurutnya, kecepatan perkembangan modus penipuan hanya bisa dikalahkan dengan kecepatan edukasi dan kesadaran masyarakat.
Menutup rangkaian acara, Kepala Dinas Kominfo OKI, Adi Yanto, yang mewakili Bupati, menitipkan pesan krusial mengenai bahaya oversharing atau mengumbar data pribadi secara berlebihan di media sosial.
“Data pribadi adalah aset. Kami meminta para konten kreator dan mahasiswa menjadi penyambung lidah bagi warga lainnya. Literasi keamanan digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar tidak ada lagi warga kita yang menjadi mangsa mafia siber,” pungkasnya.
Laporan Suherman | Editor AbV


![Pemerintah Kabupaten OKI menggandeng Otoritas Jasa Keuangan [OJK] Sumsel dan Polda Sumsel menggelar edukasi masif](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260313-WA0040_copy_800x473.jpg)

![Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan [Menko Polkam] RI, Jenderal TNI [Purn] Prof Dr Dudung Abdurachman didampingi Wali Kota Ratu Dewa turun langsung meninjau posko dan lokasi karhutla di Kecamatan Sematang Borang, Kamis 15 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261015-WA0008-225x129.jpg)

![Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam [KAHMI] Sumatera Selatan, Dr H Joncik Muhammad](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Ketua-Umum-Korps-Alumni-Himpunan-Mahasiswa-Islam-KAHMI-Sumatera-Selatan-Dr-H-Joncik-Muhammad-225x129.jpg)
![Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Solidaritas Jurnalis OKU Timur [FSJ OKUT] mendatangi Mapolres OKU Timur, Rabu 14 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261014-WA0013-225x129.jpg)


![Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan [Menko Polkam] RI, Jenderal TNI [Purn] Prof Dr Dudung Abdurachman didampingi Wali Kota Ratu Dewa turun langsung meninjau posko dan lokasi karhutla di Kecamatan Sematang Borang, Kamis 15 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261015-WA0008-129x85.jpg)

![Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam [KAHMI] Sumatera Selatan, Dr H Joncik Muhammad](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Ketua-Umum-Korps-Alumni-Himpunan-Mahasiswa-Islam-KAHMI-Sumatera-Selatan-Dr-H-Joncik-Muhammad-129x85.jpg)
![Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Solidaritas Jurnalis OKU Timur [FSJ OKUT] mendatangi Mapolres OKU Timur, Rabu 14 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261014-WA0013-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

