Oleh Hasan Basri MP
KENAIKAN harga bahan bakar minyak [BBM] nonsubsidi kembali terjadi. Namun kali ini bukan sekadar soal angka, melainkan soal transparansi yang dipertanyakan.
Penyesuaian harga yang berlaku mulai Sabtu 18 April 2026, pukul 00.00 justru lebih dulu beredar di ruang-ruang percakapan internal dan media sosial, bukan melalui kanal resmi yang mudah diakses publik.
Informasi kenaikan itu menyebar melalui pesan berantai di WhatsApp, menyasar jaringan operator SPBU. Dalam pesan tersebut, tercantum rincian harga baru: Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.850 per liter, Dexlite Rp24.150, dan Pertamina Dex Rp24.450.
Ironisnya, saat informasi itu ramai diperbincangkan, sejumlah tautan resmi yang seharusnya menjadi rujukan publik justru tidak dapat diakses. Halaman pengumuman di situs Pertamina dan platform MyPertamina sempat menampilkan error 404.
Kondisi ini memicu tanda tanya, mengapa kebijakan publik sepenting harga BBM justru lebih dulu “hidup” di jalur informal?
Di sisi lain, produk BBM lain tidak mengalami perubahan harga. Pertamax tetap di Rp12.600 per liter, Pertalite Rp10.000, dan Biosolar subsidi Rp6.800. Namun stabilnya harga sebagian produk tidak serta-merta meredam sorotan terhadap kenaikan yang terjadi pada BBM nonsubsidi.
Instruksi internal yang beredar juga menunjukkan kesiapan teknis yang matang di tingkat operator. Pengelola SPBU diminta menyesuaikan harga secara serentak tepat tengah malam, memperbarui sistem digital, hingga mengantisipasi antrean kendaraan. Bahkan, dokumentasi perubahan harga diwajibkan dilaporkan melalui grup komunikasi internal.
Fakta ini menegaskan satu hal: sistem sudah siap, operator sudah siaga, tetapi publik justru tertinggal dalam arus informasi.
Dalam keterangan resmi yang akhirnya muncul, PT Pertamina (Persero) menyebut penyesuaian harga dilakukan mengacu pada regulasi pemerintah, yakni Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan atas aturan sebelumnya terkait formula harga dasar BBM umum.
Meski demikian, dasar hukum tidak otomatis menjawab persoalan komunikasi publik. Transparansi bukan hanya soal aturan, tetapi juga soal akses informasi yang tepat waktu dan terbuka.
Kenaikan harga BBM memang bukan hal baru. Namun ketika informasi bergerak lebih cepat di jalur tak resmi dibanding kanal resmi, kepercayaan publik menjadi taruhan. Di tengah tekanan ekonomi, masyarakat tidak hanya membutuhkan kepastian harga, tetapi juga kejelasan informasi tanpa jeda, tanpa teka-teki.


![SPBU 24.301.192 berlokasi di depan Hubdam mengarah ke Bukit Palembang. [Foto: WIDEAZONE.com-AbV]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_20260418_165039_copy_1024x602-800x470.jpg)



![Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat, Martindar Jalu Respati (kedua dari kanan) mewakili General Manager PLN UID Jabar dengan BDx Indonesia yang diwakili CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya (ketiga dari kiri) disaksikan oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan) didampingi EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati (kedua dari kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Joni [kanan], dan EVP Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Widyo Anggoro Putro [kiri] di Kantor PLN Pusat, Selasa [19/5]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0036_copy_1003x578-225x129.jpg)
![Gedung Pancasila [Gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260601-WA0001_copy_828x665-225x129.jpg)
![Bus Antar Kota Antar Provinsi [AKAP] PO Palala dengan nomor polisi BA 7035 PU jurusan Jakarta-Padang hangus terbakar di Jalan Lintas Timur [Jalintim] Palembang-Jambi, tepatnya di Pal 11, Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin [Muba], Sabtu 30 Mei 2026, dini hari.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260530-WA0006_copy_464x294-225x129.jpg)



![Penandatangan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PLN yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Barat, Martindar Jalu Respati (kedua dari kanan) mewakili General Manager PLN UID Jabar dengan BDx Indonesia yang diwakili CEO BDx Indonesia, Agus Hartono Wijaya (ketiga dari kiri) disaksikan oleh Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan) didampingi EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Enterprise PLN, Dini Sulistyawati (kedua dari kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Joni [kanan], dan EVP Manajemen Konstruksi Jawa, Madura, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua, Widyo Anggoro Putro [kiri] di Kantor PLN Pusat, Selasa [19/5]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0036_copy_1003x578-129x85.jpg)
![Gedung Pancasila [Gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260601-WA0001_copy_828x665-129x85.jpg)



![Gubernur Sumatera Selatan [Sumsel] Dr H Herman Deru saat memberikan sambutan dalam pembekalan Pendidikan Dasar–Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama [PD-PKPNU] Angkatan II yang digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama [PWNU] Sumsel di Balai Diklat Keagamaan Palembang, Jumat 29 Mei 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260529-WA0037_copy_1223x770-360x200.jpg)

