Ia berharap Festival MojoBatik dapat diikutkan dalam kurasi Festival Karisma Event Nusantara (KEN) tahun depan. KEN merupakan salah satu program unggulan Kemenparekraf/Baparekraf yang menjadi wadah dari berbagai event unggulan daerah.
“Saya akan meminta ibu wali kota untuk mengirimkan batik terbaiknya untuk dikurasi oleh komite KEN 2024. Dan seandainya bisa lolos, ini akan mendapatkan tambahan insentif dan tambahan pendukung lainnya dari pemerintah,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menjelaskan batik-batik yang ditampilkan pada Festival MojoBatik ini merupakan batik yang telah melalui proses kurasi dan pendampingan dari Kemenparekraf/Baparekraf.
“Saya atas nama pembatik dan masyarakat Mojokerto mengucapkan terima kasih kepada Mas Menteri dan jajaran dari Kemenparekraf karena dari sejak Juli sampai dengan September 2023, selama tiga bulan tim dari Kemenparekraf memberikan pendampingan, juga kurasi atas batik dan fesyen Kota Mojokerto,” katanya. (JFA)
Halaman : 1 2



















