Nyaris Jadi Korban Sindikat TPPO Internasional, IRT Asal Pagaralam Terendus Petugas

- Jurnalis

Jumat, 15 September 2023 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wadir Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga SIK MH didampingi Kasubdit 4 Renakta Dirreskrimum Polda Sumsel, AKBP Raswidiarti Anggraini SIK saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu 13 September 2023.

Wadir Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga SIK MH didampingi Kasubdit 4 Renakta Dirreskrimum Polda Sumsel, AKBP Raswidiarti Anggraini SIK saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu 13 September 2023.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Nyaris jadi korban tindak pidana perdagangan orang [TPPO] sindikat Internasional, seorang ibu rumah tangga [IRT] berinisial SR berasal dari Pagaralam terendus petugas Polda Sumsel.

Wadir Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Tulus Sinaga SIK mengatakan terkait ungkap kasus TPPO. Petugas gabungan BP3MI Sumsel dan Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel menggagalkan percobaan TPPO.

“Adapun yang dilakukan yaitu menjadikan Pekerja Migran Indonesia [PMI] di Malaysia tanpa dokumen resmi. Korbannya yakni seorang ibu rumah tangga [IRT] berinisial SR [33] warga Pagaralam. Dia nyaris menjadi korban diduga sindikat perdagangan orang internasional,” ungkap AKBP Tulus Sinaga didampingi Kasubdit 4 Renakta Direskrimum Polda Sumsel, AKBP Raswidiarti Anggraini SIK dalam keterangan kepada wartawan, Rabu 13 September 2023.

Setelah Polda Sumsel menerima informasi, jelas Wadir Ditreskrimsus Tulus Sinaga, dan atas kesigapan dari tim gabungan berhasil mengamankan korban SR yang tengah dalam perjalanan menuju Kota Pekanbaru.

Baca Juga:  Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Bahkan, ujar AKBP Tulus Sinaga, saat itu SR sedang menumpang travel dan dihentikan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Palembang-Jambi, tepatnya Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin pada Selasa 12 September 2023 pagi.

“Dia diiming-imingi bakal dipekerjakan sebagai asisten rumah tangga (ART) dengan gaji sebesar Rp5 juta perbulan. Namun, untuk pengurusan dokumennya termasuk paspor dijanjikan akan dilaksanakan setibanya korban di Dumai, Riau,” terangnya.

Pada awalnya korban mendapatkan informasi melalui telepon dengan seorang temannya yang telah bekerja sebagai PMI di Malaysia. Saat itu, korban curhat mengenai kondisi ekonomi keluarganya. Oleh temannya tadi yang identitasnya telah diketahui polisi ini, korban ditawarkan untuk bekerja sebagai ART.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Lalu, oleh temannya akun facebook korban diberikan kepada seorang diduga calo berinisial S [46] yang juga merupakan warga Pagaralam disebut-sebut sering memberangkatkan PMI ke luar negeri.

“Korban dihubungi S via FB messenger hingga akhirnya berhubungan melaluinya ponsel.dan Kita juga melibatkan personel Polsek Babat Supat Polres Musi Banyuasin,” sebutnya.

Sementara itu , Kepala BP3MI Sumsel, Salabi SE mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi akan adanya pengiriman calon PMI ilegal. Dikirim dari Pagaralam menuju ke Malaysia melalui Dumai, Riau dan melintas melalui Palembang.

“Saat itu kita langsung berkoordinasi dengan Subdit PPA Polda Sumsel yang bergerak cepat dan berhasil mencegatnya di Jalinsum Babat Supat Muba,” jelasnya singkat. [Ocha Rosa]

Berita Terkait

Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa
TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel
Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar
Sidang Dugaan Korupsi Semen Baturaja, Pengacara: Pinjaman Rp1,8 Triliun Bukan Era Dede-Jamil
Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 22:36 WIB

Oknum Ngaku Wartawan Diciduk saat Terima Uang Rp10 Juta dari Perangkat Desa

Kamis, 24 September 2026 - 22:36 WIB

TO Curat Pembobol Rumah Kosong di Palembang Dibekuk Jatanras Polda Sumsel

Kamis, 24 September 2026 - 22:22 WIB

Sidang SMBR: Saksi Ungkap Surat Penugasan KMM, Selisih Stok 27 Ribu Ton hingga Beban Bunga Rp118 Miliar

Kamis, 24 September 2026 - 22:14 WIB

Sidang Dugaan Korupsi Semen Baturaja, Pengacara: Pinjaman Rp1,8 Triliun Bukan Era Dede-Jamil

Rabu, 23 September 2026 - 16:07 WIB

Fakta Terungkap di Persidangan Usai 15 Tahun Warga Kenten Raya Tercekik Krisis Air Bersih Tirta Betuah

Berita Terbaru