Kemudian, juga dalam program itu juga melakukan pembinaan dan pengembangan industri olahraga nasional serta optimalisasi penggunaan produk dalam negeri sehingga industri olahraga nasional mampu berperan aktif dalam pembinaan dan pengembangan olahraga nasional serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
“Serta, memperkuat tata kelola pembinaan dan pengembangan olahraga nasional yang modern,sistematis, sinergi, akuntabel, berjenjang, dan berkelanjutan antara pemerintah pusat, pemerintah
daerah, organisasi olahraga, dunia usaha dan industri, dan masyarakat yang didukung oleh big data analytics olahraga nasional,” jelas Menpora Amali.
Usai mendengar pemaparan Menpora Amali, pimpinan rapat yang juga sekaligus Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda menyampaikan pihaknya bersama Kemenpora RI sepakat bahwa program strategis nasional dan program yang sangat bermanfaat dan dibutuhkan masyarakat akan dilaksanakan Kemenpora RI.
“Pelaksanaan ini diharap dijalankan dengan baik dan memperhatikan saran, pandangan, dan usulan anggota Komisi X DPR RI sesuai pembahasan RAPBN TA 2022 yang telah dilakukan,” kata Syaiful Huda.
Hadir langsung dalam raker ini yakni Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto, Deputi Pemberdayaan Pemuda Kemenpora Faisal, Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Chandra Bhakti, serta sejumlah pejabat lainnya. (JN)

















![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

