Inilah Enam Taman Nasional Indonesia yang Diakui UNESCO

- Jurnalis

Kamis, 12 Januari 2023 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber foto: goodnewsfromindonesia

Sumber foto: goodnewsfromindonesia

WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Indonesia terkenal dengan pesona alam yang indah, dari bawah laut, pegunungan, hingga hutan yang menjadi taman nasional. Karena sebagai habitat beragam flora dan fauna langka. Bahkan, taman nasional tersebut di antaranya masuk dalam warisan dunia yang diakui UNESCO.

Indonesia saat ini tercatat memiliki 50 taman nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Enam di antaranya telah mendunia dan ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Sites) oleh UNESCO.

Baca Juga:  Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer "Cicilan" Diabaikan

Berikut 6 taman nasional di Indonesia yang diakui UNESCO:

  1. Taman Nasional Lorentz, Papua, merupakan salah satu dari Situs Warisan Dunia UNESCO yang ditetapkan pada tahun 1999. Diyakini sebagai kawasan lindung karena memiliki keanekaragaman hayati terlengkap se-Asia Pasifik. Keunikan kawasan ini makin bertambah karena merupakan satu di antara tiga kawasan di dunia yang memiliki gletser di daerah tropis. Salju abadi di kawasan ini berada pada puncak Gunung Jayawijaya.
  2. Taman Nasional Ujung Kulon, Banten menjadi Situs Warisan Dunia yang dilindungi oleh UNESCO dan ditetapkan pada tahun 1991. Taman Nasional ini menjadi habitat konservasi satwa langka yaitu spesies badak Jawa bercula satu. Selain itu, masih ada berbagai satwa liar lainnya yang dilindungi di kawasan ini, di antaranya kera ekor panjang, babi hutan, merak, owa Jawa, surili dan lainnya.

Berita Terkait

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang
Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!
19 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Kadis Pariwisata Definitif–Kadishub Beralih “Kursi Kosong”
Dari Beban Jadi Energi: PSEL Keramasan Siap Revolusi Pengelolaan Sampah Palembang

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:28 WIB

Sidang Penggelapan Berlanjut, Kuasa Hukum Eddy Rianto: Murni Utang Piutang, Bukti Transfer “Cicilan” Diabaikan

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:28 WIB

Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:02 WIB

AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:31 WIB

Dualisme PB-PGRI Membara, Nasib PGRI di 17 Kabupaten/Kota Sumsel Disorot: Zulinto Angkat Suara

Senin, 11 Mei 2026 - 06:53 WIB

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Berita Terbaru

Jajaran pengurus Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Selatan [SMSI Sumsel] tancap gas persiapan perhelatan Musyawarah Wilayah [Muswil] SMSI Sumsel 2026 dengan resmi membentuk panitia penyelenggara.

Headlines

SMSI Sumsel Tancap Gas Persiapkan Muswil 2026

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:02 WIB