Banyak Telan Biaya, Proyek Bundaran Air Mancur Alami Kerusakan

- Jurnalis

Senin, 13 Mei 2019 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, MUARAENIM–Proyek renovasi bundaran air mancur Kota Muara Enim, saat ini  menjadi perhatian masyarakat. Perbaikan air mancur yang menelan biaya senilai Rp 400 juta lebih (Rp 494.580.211,93) dari dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Muaraenim tahun 2018 itu, diduga masyarakat terjadi banyak penyimpangan.

Terutama disimak dari proyek penanaman bunga yang seharusnya dilaksanakan sebanyak 1000 batang di bill of quantity (BQ), ternyata hanya ditanam  sekitar 400 batang. Karena itu proyek yang dikerjakan PT Karya Nusantara tersebut, diduga terjadi kejanggalan.

“Selain penanaman bunga, ada pemasangan kansteen yang seharusnya 17 sentimeter, ternyata hanya dipasang 14 sentimeter saja. Kami banyak mendapat bukti tentang kejanggalan berikut sejumlah foto yang menguatkan tentang terjadinya penyimpangan,” tegas Rudiansyah kepada Wideazone.com, Selasa (19/2/2019).

Baca Juga:  Muscab PKB Sumsel Dijadwalkan 18 April: 90 Persen Siap

Karena itu sebabagi warga Kota Muara Enim, Sairin sangat sedih menyaksikan terjadinya penyimpangan tersebut. Ketua LSM Muara Enim Berseri, Sairin Apriandi, mengatakan ia meminta kasus ini digelar dan diusut secara tuntas oleh pihak kepolisian dan kejaksaan.

“Proyek yang nilainya hampir setengah miliar rupiah terjadi sejumlah penyimpangan. Dari harga bunga yang dimark up. Berapa harga satu unit bunga jika dinilai dengan plafon harga yang ditetapkan pemerintah? Makanya saya minta agar kasusnya diusut secara tuntas, sehingga dapat kita ketahui siapa saja yang terlibat dalam proyek tersebut,” tegas Sairin Apriandi yang lebih populer dipanggil Asep tersebut.

Baca Juga:  Palembang "All Out" Siapkan Lebaran 2026, 850 Personel Dikerahkan

Keadaan bundaran sekarang sangat miris beberapa tempat terjadi kerusakan, menanggapi kecurigaan masyarakat tentang renovasi bundaran air mancur tersebut, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Muara Enim, Sugeng Mulyono ST, mengatakan proyek itu masih dalam tahap perawatan. “Pokoknya, tanggung jawab proyek itu masih menjadi risiko pihak kontraktor,” ujar Sugeng kepada Wideazone.com.

Karena itu Sugeng meminta masyarakat agar dapat bersabar untuk menentukan perkembangan selanjutnya. Menurut dia, dalam suasana perawatan seperti sekarang, pihaknya belum dapat menetapkan apakah dalam pelaksanaan pembangunan proyek itu telah terjadi penyimpangan “Kita lihat saja,” katanya.(tim)

Berita Terkait

Diduga Gelapkan Hak Perangkat Desa Rp700 Juta, Kades Betung Dilaporkan ke Polda Sumsel
Usai Terjaring OTT Rp1,6 Miliar, Kini Oknum DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Ditahan 20 Hari
Terima Suap Proyek Irigasi Rp1,6 Miliar! Oknum Anggota DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Dilibas Kejati Sumsel
Enam dari Tujuh Tersangka Korupsi KUR Bank Pemerintah Ditahan
KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik
Dugaan Penyimpangan Dana Yayasan Tahfidz Nurul Quran Dilaporkan ke Kejaksaan
Sengketa Lahan Sungai Gerong Memanas! Pemkab Banyuasin Siapkan Gugatan Perdata
Petani di Banyuasin Nyaris Dibunuh Brutal, Kepala Dibacok hingga Dihantam Linggis

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:25 WIB

Diduga Gelapkan Hak Perangkat Desa Rp700 Juta, Kades Betung Dilaporkan ke Polda Sumsel

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:45 WIB

Usai Terjaring OTT Rp1,6 Miliar, Kini Oknum DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Ditahan 20 Hari

Rabu, 18 Februari 2026 - 22:29 WIB

Terima Suap Proyek Irigasi Rp1,6 Miliar! Oknum Anggota DPRD Muara Enim KT beserta Anaknya Dilibas Kejati Sumsel

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:35 WIB

Enam dari Tujuh Tersangka Korupsi KUR Bank Pemerintah Ditahan

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:36 WIB

KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik

Berita Terbaru

Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang, Amidi.

Ekobis

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:42 WIB