WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Peduli Birokrasi Sumatera Selatan [KAMPB Sumsel] mendesak Wali Kota Palembang untuk segera mengevaluasi kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan [Kadisdik] Kota Palembang hingga melakukan pencopotan jabatan.
Desakan tersebut disampaikan dalam aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Palembang, Kamis 29 Januari 2026. Massa aksi menilai Kadisdik saat ini tidak kompeten dan tidak memiliki latar belakang keilmuan yang sesuai dengan jabatan yang diembannya.
Koordinator Lapangan KAMPB Sumsel, Zelfan, menyebutkan bahwa dunia pendidikan di Kota Palembang masih menghadapi berbagai persoalan serius, mulai dari ketimpangan kualitas pendidikan antar satuan pendidikan hingga keterbatasan sarana dan prasarana.
“Akuntabilitas dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah harus ditegakkan. Wali Kota memiliki kewenangan sekaligus tanggung jawab normatif untuk mengevaluasi kinerja dan mencopot Kadisdik,” ujar Zelfan.
Ia menegaskan, Undang-Undang [UU] 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara [ASN] mengatur bahwa pengisian jabatan pimpinan tinggi harus berlandaskan prinsip meritokrasi.
Sementara itu, Koordinator Aksi KAMPB Sumsel, Diaz, turut mendesak Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, untuk mengevaluasi transparansi proyek-proyek yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Palembang. Menurutnya, transparansi penting untuk meminimalisir potensi penyimpangan dan upaya pencarian keuntungan oleh pihak tertentu.
“Kami juga mempertanyakan program unggulan Wali Kota yang dikelola oleh Dinas Pendidikan,” kata Diaz.
Selain itu, massa aksi mempertanyakan kedisiplinan jam kerja Kadisdik Kota Palembang yang diduga jarang berada di tempat tugas. KAMPB Sumsel menyatakan akan terus mengawal tuntutan tersebut hingga ada tindakan nyata dari Wali Kota Palembang.
Aksi unjuk rasa tersebut diterima langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kota Palembang, Edison. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan mengabaikan aspirasi yang disampaikan mahasiswa.
“Seluruh laporan akan kami verifikasi dan diteruskan kepada Wali Kota. Inspektorat juga akan turun langsung. Namun, pengambil keputusan tetap berada di tangan Wali Kota Palembang,” ujar Edison di hadapan massa aksi.
Laporan/Editor Abror Vandozer


![Spanduk tuntutan Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Peduli Birokrasi Sumatera Selatan [KAMPB Sumsel] saat menggelar aksi demonstrasi di depan halaman Kantor Wali Kota Palembang, Kamis 29 Januari 2026. [Foto: Abror Vandozer-WI]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/01/Koalisi-Aksi-Mahasiswa-Pemuda-Peduli-Birokrasi-Sum-800x454.jpg)

![Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam [KAHMI] Sumatera Selatan, Dr H Joncik Muhammad](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Ketua-Umum-Korps-Alumni-Himpunan-Mahasiswa-Islam-KAHMI-Sumatera-Selatan-Dr-H-Joncik-Muhammad-225x129.jpg)
![Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Solidaritas Jurnalis OKU Timur [FSJ OKUT] mendatangi Mapolres OKU Timur, Rabu 14 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261014-WA0013-225x129.jpg)

![Pemerintah Kota Palembang bersama TNI Angkatan Udara menandatangani pernyataan bersama terkait penggunaan sementara lahan seluas 6,9 hektare milik Lanud Sri Mulyono Herlambang [SMH] untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261014-WA0010-225x129.jpg)


![Ketua Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam [KAHMI] Sumatera Selatan, Dr H Joncik Muhammad](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/Ketua-Umum-Korps-Alumni-Himpunan-Mahasiswa-Islam-KAHMI-Sumatera-Selatan-Dr-H-Joncik-Muhammad-129x85.jpg)
![Puluhan jurnalis yang tergabung dalam Forum Solidaritas Jurnalis OKU Timur [FSJ OKUT] mendatangi Mapolres OKU Timur, Rabu 14 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261014-WA0013-129x85.jpg)

![Pemerintah Kota Palembang bersama TNI Angkatan Udara menandatangani pernyataan bersama terkait penggunaan sementara lahan seluas 6,9 hektare milik Lanud Sri Mulyono Herlambang [SMH] untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261014-WA0010-129x85.jpg)


![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
