KAMPB Sumsel Desak Wali Kota Palembang Evaluasi dan Copot Kadisdik

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spanduk tuntutan Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Peduli Birokrasi Sumatera Selatan [KAMPB Sumsel] saat menggelar aksi demonstrasi di depan halaman Kantor Wali Kota Palembang, Kamis 29 Januari 2026. [Foto: Abror Vandozer-WI]

Spanduk tuntutan Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Peduli Birokrasi Sumatera Selatan [KAMPB Sumsel] saat menggelar aksi demonstrasi di depan halaman Kantor Wali Kota Palembang, Kamis 29 Januari 2026. [Foto: Abror Vandozer-WI]

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Peduli Birokrasi Sumatera Selatan [KAMPB Sumsel] mendesak Wali Kota Palembang untuk segera mengevaluasi kepemimpinan Kepala Dinas Pendidikan [Kadisdik] Kota Palembang hingga melakukan pencopotan jabatan.

Desakan tersebut disampaikan dalam aksi demonstrasi di depan Kantor Wali Kota Palembang, Kamis 29 Januari 2026. Massa aksi menilai Kadisdik saat ini tidak kompeten dan tidak memiliki latar belakang keilmuan yang sesuai dengan jabatan yang diembannya.

Koordinator Lapangan KAMPB Sumsel, Zelfan, menyebutkan bahwa dunia pendidikan di Kota Palembang masih menghadapi berbagai persoalan serius, mulai dari ketimpangan kualitas pendidikan antar satuan pendidikan hingga keterbatasan sarana dan prasarana.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

“Akuntabilitas dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah harus ditegakkan. Wali Kota memiliki kewenangan sekaligus tanggung jawab normatif untuk mengevaluasi kinerja dan mencopot Kadisdik,” ujar Zelfan.

Ia menegaskan, Undang-Undang [UU] 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara [ASN] mengatur bahwa pengisian jabatan pimpinan tinggi harus berlandaskan prinsip meritokrasi.

Sementara itu, Koordinator Aksi KAMPB Sumsel, Diaz, turut mendesak Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, untuk mengevaluasi transparansi proyek-proyek yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kota Palembang. Menurutnya, transparansi penting untuk meminimalisir potensi penyimpangan dan upaya pencarian keuntungan oleh pihak tertentu.

“Kami juga mempertanyakan program unggulan Wali Kota yang dikelola oleh Dinas Pendidikan,” kata Diaz.

Baca Juga:  Kabut Asap Karhutla "Meradang" di Palembang, Aktivis Rawang Bilang Pemerintah Gagal dalam Tata Kelola

Selain itu, massa aksi mempertanyakan kedisiplinan jam kerja Kadisdik Kota Palembang yang diduga jarang berada di tempat tugas. KAMPB Sumsel menyatakan akan terus mengawal tuntutan tersebut hingga ada tindakan nyata dari Wali Kota Palembang.

Aksi unjuk rasa tersebut diterima langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kota Palembang, Edison. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota tidak akan mengabaikan aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

“Seluruh laporan akan kami verifikasi dan diteruskan kepada Wali Kota. Inspektorat juga akan turun langsung. Namun, pengambil keputusan tetap berada di tangan Wali Kota Palembang,” ujar Edison di hadapan massa aksi.

Laporan/Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!
KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap
Solidaritas Jurnalis OKU Timur Menguat, Polisi Didesak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Wartawan di Palembang
Ratu Dewa Soroti 114 Anak Sungai Palembang, Camat dan Lurah Diminta Telusuri Sejarahnya
Pemkot Palembang-TNI AU Sepakati Pemanfaatan Lahan 6,9 Hektare untuk Sekolah Rakyat
ASN Pemkot Palembang Galang 22 Ton Beras, Wujud Kepedulian bagi Warga Terdampak Kabut Asap
Anwar Sadat: Karhutla Sumsel Bukan Sekadar Bencana, Pidananya Wajib Dituntaskan!
Cipayung Plus Palembang Kecam Keras Dugaan Persekusi di Depan Polda Sumsel, Enam Mahasiswa Luka-Luka

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Andreas Sentil Kapolda Baru: Usut Tuntas Kekerasan Terhadap Mahasiswa dan Wartawan, Jangan Tebang Pilih!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:49 WIB

KAHMI Sumsel Kecam Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Pelaku Pengeroyokan Aktivis dan Wartawan Ditangkap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:43 WIB

Solidaritas Jurnalis OKU Timur Menguat, Polisi Didesak Usut Tuntas Dugaan Pengeroyokan Wartawan di Palembang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Ratu Dewa Soroti 114 Anak Sungai Palembang, Camat dan Lurah Diminta Telusuri Sejarahnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Pemkot Palembang-TNI AU Sepakati Pemanfaatan Lahan 6,9 Hektare untuk Sekolah Rakyat

Berita Terbaru