WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Presiden Joko Widodo meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melibatkan masyarakat untuk mengawasi praktik politik uang setiap pelaksanaan Pemilu. Menurutnya, politik uang masih menjadi penyakit dalam pesta demokrasi di Indonesia.
“Saya pernah ikut pemilihan Walikota dua kali, pemilihan Gubernur dua kali karena dua ronde, pemilihan presiden dua kali. Jadi kalau ada yang membantah tidak ada (politik uang), saya akan sampaikan apa adanya, ada,” ujar Presiden dalam acara Konsolidasi Nasional Bawaslu 2022 di Jakarta, Sabtu (17/12/2022).
Karenanya, dia meminta Bawaslu makin menggencarkan edukasi politik dan literasi. Hal itu untuk menjaga Pemilu yang berintegritas dan berkualitas tanpa politik uang.
Dia juga meminta Bawaslu memperketat aturan terhadap praktik politik uang. Terlebih sanksi yang diterapkan masih sangat minim.
Halaman : 1 2 Selanjutnya








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










