Kasus COVID di Sumsel Turun, PPKM Dievaluasi

- Jurnalis

Minggu, 18 Juli 2021 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan  (Sumsel) H Herman Deru hadiri rapat koordinasi (Rakor)  evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro diperketat dan PPKM Darurat bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI,  Airlangga Hartarto secara virtual, bertempat di Command Center Kantor Gubernur, Sabtu (17/7).

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru hadiri rapat koordinasi (Rakor) evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro diperketat dan PPKM Darurat bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto secara virtual, bertempat di Command Center Kantor Gubernur, Sabtu (17/7).

Rakor Evaluasi PPKM Bersama Menko Perekonomian

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gubernur Sumatera Selatan  (Sumsel) H Herman Deru hadiri rapat koordinasi (Rakor)  evaluasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro diperketat dan PPKM Darurat bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI,  Airlangga Hartarto secara virtual, bertempat di Command Center Kantor Gubernur, Sabtu (17/7).

Dalam rakor yang juga dihadiri oleh 14 Gubernur di Indonesia dan para pejabat penting lainnya tersebut, Gubernur Herman Deru mengatakan  kesadaran masyarakat Sumsel sudah tinggi dan dapat diapresiasi selama diberlakukannya PPKM. “Kita berterima kasih kepada masyarakat yang telah faham dengan penerapan PPKM. Masyarakat sudah sadar  bagaimana cara melawan COVID ini. Salah satunya dengan  melakukan pemeriksaan diri melalui test PCR dan  meningkatkan imunitas tubuh,” ucap Herman Deru sesaat usai mengikuti rakor.

Menurut Herman Deru, keberadaan aparat baik TNI-Polri dan Satgas COVID-19 di semua daerah dalam Provinsi Sumsel dirasakan sudah maksimal dan sangat membantu pemerintah dalam upaya membatasi mobiltas masyarakat selama penerapan PPKM berlangsung. “Sebagai Kasatgas COVID Provinsi Sumsel, Saya tentunya merasa terbantu atas kerja  sama antara TNI/Polri dalam menertibkan masyarakat selama PPKM utamanya di Kota  Palembang,” tambahnya.

Baca Juga:  Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Di hadapan awak media Herman Deru  juga menegaskan selama penerapan PPKM di Sumsel, terjadi penurunan lonjakan kasus baru COVID-19.

Walikota Palembang H Harnojoyo juga hadriri rakor evaluasi PPKM
Walikota Palembang H Harnojoyo juga hadriri rakor evaluasi PPKM

Sumsel sejauh ini, ujar HD, tidak termasuk dalam Provinsi yang ditetapkan untuk menggelar  PPKM Darurat oleh pemerintah pusat. Hal tersebut tidak lepas dari peran serta  para kepala daerah (Bupati/Wako) serta dukungan TNI, Polri dan kesadaran masyarakat akan pentingnya  vaksinasi dan mematuhi protokol kesehatan. 

“Saya senang, animo masyarakat sangat tinggi untuk vaksinasi, yang menjadi Kendala saat ini adalah vaksin, oleh karena itu saya minta bantuan pada Menko Perekonomian untuk dapat membantu mendistribusikan vaksin ke daerah daerah,” harapnya.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Herman Deru mengatakan kebijakan penerapan aturan ganjil genap di Palembang membawa  trend positif dan mempengaruhi penurunan  kasus COVID-19. “Kita lihat dari indikator aktif dan terjangkit mengalami penurunan ini menunjukan bahwa diberlakukannya ganjil genap mengalami penurunan untuk kasus COVID-19, kita juga akan evaluasi apakah akan memperluas area penyekatan,” tegas Herman Deru.

Di tempat yang sama, Walikota Palembang H Harnojoyo, mengatakan diberlakukannya PPKM di Palembang efektif dalam menurunkan angka penderita COVID. “Saya berharap  bekerja sama dalam penerapan PPKM ini, jangan sampai  PPKM di Kota Palembang diperpanjabg lagi.  Tetapi ini masih kita kaji dan menunggu arahan Kemendagri,” tandasnya. (Adv)

Berita Terkait

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam
Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:53 WIB

Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu

Selasa, 29 September 2026 - 20:27 WIB

ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Berita Terbaru