Respon Keinginan Masyarakat, Herman Deru Tinjau Lokasi Exit Tol

- Jurnalis

Selasa, 8 Juni 2021 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru peninjauan lahan yang luasnya lebih kurang 7 ribu meter untuk dibangun akses jalan keluar Tol Palindra di kawasan Kampus Unsri Indralaya, Selasa (8/6).

Gubernur Sumsel H Herman Deru peninjauan lahan yang luasnya lebih kurang 7 ribu meter untuk dibangun akses jalan keluar Tol Palindra di kawasan Kampus Unsri Indralaya, Selasa (8/6).

Masuk Kawasan Lahan Milik Unsri Indralaya

WIDEAZONE.com, OGAN ILIR | Gubernur Sumsel H Herman Deru peninjauan lahan yang luasnya lebih kurang 7 ribu meter untuk dibangun akses jalan keluar Tol Palindra di kawasan Kampus Unsri Indralaya, Selasa (8/6).

“Hari ini kita melihat alternatif trase untuk menuju Desa Tanjung Pering dari pintu keluar Tol Palindra. Kenapa kesannya kita sudah terdesak, karena dari pintu keluar Tol Palindra itu sudah 12 kali kecelakaan nabrak pagar Unsri,” ungkap HD di hadapan awak media di Indralaya.

Herman Deru merespon keinginan Bupati Ogan Ilir untuk menyambungkan jalan tersebut hingga tembus ke Desa Tanjung Pering. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, HD memerintahkan pejabatnya supaya membentuk tim terkait pembangunan alternatif trase Tol Palindra.

Baca Juga:  RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

“Nanti kita akan sampaikan ke Menteri Pendidikan supaya merelakan aset milik Unsri ini. Pinjam pakaipun boleh, nanti Pemda yang bangun,” pungkasnya.

Ditempat ini gubernur juga melihat dari dekat embung penampungan air yang dapat dijadikan sebagai sumber air disaat musim kemarau serta bisa menjadi lokasi wisata alternatif bagi warga sekitar.

Sementara itu, Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar berharap, pihak Unsri bersedia memberikan asetnya untuk kepentingan masyarakat banyak. Mengingat, sudah seringnya terjadinya kecelakaan di pintu keluar Tol Palindra.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

“Sesuai dengan aspirasi masyarakat, bahwa meminta supaya akses ini dipotong, sehingga bisa menghidupkan suasana di wilayah Desa Tanjung Pering. Jangan hanya terpusat di lintas tengah dan timur, Alhamdulillah ini disambut baik oleh pak gubernur,” ungkap Panca.

Dia menyebut, kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di pintu keluar Tol Palembang-Indralaya dan menabrak pagar milik Universitas Sriwijaya, sudah menjadi perhatian Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar. 

Untuk itu, dirinya berkeinginan untuk membuka akses jalan tersebut melewati lahan milik Universitas Sriwijaya. (rel/Abr/Adv)

Berita Terkait

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Selasa, 8 September 2026 - 15:31 WIB

KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎

Sabtu, 5 September 2026 - 04:58 WIB

Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terbaru