WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Ketidakpastian selama pandemi COVID-19 mengubah tren perjalanan wisatawan. Dibandingkan mencari penginapan terbaik untuk staycation, saat ini wisatawan cenderung mencari kegiatan liburan yang lebih sederhana, tapi tetap berkesan. Hal inilah yang akhirnya menumbuhkan kembali tren nostalgic gateways di sektor pariwisata.
Munculnya tren nostalgic gateways sebenarnya diawali dengan keinginan wisatawan untuk kembali ke masa-masa yang lebih sederhana. Dengan kata lain, wisatawan ingin kegiatan berlibur terasa lebih seru dan intim, layaknya pada masa pra-digital.
Dibandingkan melakukan aktivitas relaksasi yang tenang dan menenangkan seperti staycation, tren pariwisata nostalgic gateways fokus mengajak wisatawan mengenang kembali kesenangan masa lalu atau masa kecil. Jadi, kegiatan liburan bisa sekaligus menjadi momen nostalgia yang manis.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya







![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)





![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

