WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Satu tahun lebih berjalan pasca mengikuti sekolah orangutan di Sumatran Orangutan Reintroduction Center (SORC) Sungai Pengian, Provinsi Jambi, Siti dan Sudin dua anak Orangutan Sumatera (Pongo abelii) hasil sitaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Bengkulu dan Lampung dari perdagangan ilegal satwa liar dilindungi pada tahun 2021 di Pelabuhan Bakauhuni Lampung, menunjukkan kemajuan besar dalam mempelajari keterampilan bertahan hidup di alam liar.
Meskipun usia mereka masih sangat muda (kini berusia sekitar 4 tahun) Siti dan Sudin sudah cakap memanjat, membangun sarang, serta mencari dan memakan berbagai jenis pakan di hutan.
Setelah sempat dirawat di lampung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memutuskan Siti dan Sudin untuk direhabilitasi di Jambi melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi.
Bekerjasama dengan Frankfurt Zoological Society (FZS) Indonesia, Siti dan Sudin menjalani tahapan rehabilitasi, di antaranya karantina, terlebih karena Siti sempat mengalami peradangan paru-paru, sehingga ia harus mendapatkan perawatan intensif oleh dokter hewan selama 3 bulan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

