Presiden Jokowi : Pendidikan Adalah Pintu Masuk Negara Maju

- Jurnalis

Jumat, 11 Januari 2019 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM-JAKARTA, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian dan rasa berkorban kepada para guru karena telah dengan sabar mendidik generasi muda tanpa pamrih.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat mengawali sambutan pada acara Silaturahmi dengan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Tahun 2019 Jumat (11/2) di Istana Negara, Jakarta.

“Tadi saya mendengar dari Pak Ketua tadi bahwa masih ada yang gajinya 300, 500, 400 ribu. Di dalam hati saya tidak percaya tapi kalau yang ngomong Pak Ketua biasanya harus percaya bahwa memang masih ada,” ujar Presiden.

Peranan guru, menurut Presiden, dalam memberikan pendidikan kepada generasi muda sangatlah penting karena pendidikan adalah pintu untuk masuk menuju ke sebuah kemajuan, negara maju.

“Hanya bangsa yang terdidik, hanya bangsa yang cerdas, hanya bangsa yang berakhlak, hanya bangsa yang menguasai ilmu dan pengetahuan dan teknologi yang akan menjadi bangsa yang bangsa yang maju, bangsa yang sejahtera dan bangsa yang makmur,” ujar Presiden seraya menegaskan peran guru sangatlah sentral.

Baca Juga:  Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Sertifikasi Guru

Berkaitan dengan masalah yang dialami oleh para Guru terkait kesulitan sertifikasiPresiden Jokowi menyampaikan ingin mendengarkan secara detail terlabih dahulu untuk kemudian berkoordinasi dengan Menteri PAN RB, Mendikbud, dan menteri terkait lainnya termasuk Menteri Agama.

“Yang penting Bapak/Ibu sekalian yakinlah bahwa pemerintah akan terus bekerja untuk meningkatkan kesejahteraan para guru di seluruh Indonesia. Saya tahu persoalan-persoalan ini, asal, yang paling penting asal bukan regulasi undang-undang itu kita mencari solusinya lebih mudah,” ujar Presiden.

Baca Juga:  Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa jika aturan yang telah tertera dalam undang-undang, proses penyelesaiannya membutuhkan waktu.

“Kalau ini tadi katanya SK Dirjen atau apa peraturan Pak Menteri itu masih kita bisa selesaikan, tapi kalau sudah yang namanya tertulis di undang undang lah itu yang kadang-kadang kita kesulitan. Tapi saya kira ini moga-moga nanti saya cek, betul itu SK Dirjen atau peraturan menteri itu lebih mudah,” ujar Presiden.

Di akhir diskusi, Presiden menyampaikan akan menjawab berbagai pertanyaan melalui Ketua PGSI yang juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Turut hadir pada kesempatan ini Mendikbud Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Ketua Dewan Pembina Persatuan Guru Seluruh Indonesia Abdul Kadir Karding, dan Ketua PGSI Mohamad Fatah. (RF/EN)

Berita Terkait

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha
Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:05 WIB

Sekolah Rasa “Double Track” SMA Negeri 12 Palembang Bekali Siswa Skill hingga Wirausaha

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Berita Terbaru