Presiden: 26 Negara Antre Jadi Pasien IMF

- Jurnalis

Selasa, 10 Januari 2023 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

President Joko Widodo saat menghadiri HUT PDI Perjuangan ke-50 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). (Foto: Tangkapan Layar YouTube PDIP)

President Joko Widodo saat menghadiri HUT PDI Perjuangan ke-50 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (10/1/2023). (Foto: Tangkapan Layar YouTube PDIP)

WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak untuk tetap waspada dan hati-hati meski perekonomian Indonesia mengalami perkembangan baik. Ia menyebut, tahun 2022 adalah tahun yang sulit bagi Indonesia dan dunia karena diperkirakan akan terus berlanjut pada tahun 2023.

Menurutny, saat ini terdapat 16 negara yang menjadi pasien Dana Moneter Internasional (IMF) akibat perekonomiannya yang ambruk. Selain itu terdapat 36 negara lainnya yang sedang antre untuk menjadi pasien IMF.

Baca Juga:  Anggaran Miliaran DPRD Sumsel Dikecam, Yansuri Pastikan Batal

Hal itu disampaikannya dalam pidatonya pada acara HUT PDI Perjuangan, di Jakarta, Selasa (10/1/2023). “Kalau kita ingat tahun 97-98 banyak negara jatuh termasuk indonesia menjadi pasiennya IMF,” kata Presiden.

Baca Juga:  Kemenkeu Tetapkan Kurs Pajak 4–10 Maret 2026, USD Rp16.800

“Tahun ini baru saja tadi pagi saya telepon Menteri Keuangan berapa sih yang jadi pasien IMF?. Per hari ini 16 negara menjadi pasien IMF, karena ambruk ekonominya dan 36 negara antre,” ujarnya.

Berita Terkait

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi
Surak Sumsel Sentil DKPP: Jangan Jadikan Evaluasi Pemilu Sekadar Formalitas
Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:42 WIB

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel

Senin, 27 April 2026 - 21:08 WIB

Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera

Kamis, 23 April 2026 - 20:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

Kamis, 23 April 2026 - 08:55 WIB

Surak Sumsel Sentil DKPP: Jangan Jadikan Evaluasi Pemilu Sekadar Formalitas

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda

Berita Terbaru