Polsek Ella Hilir Gencar Beri Imbauan Cegah Tambang Ilegal ‘PETI’

- Jurnalis

Minggu, 28 April 2024 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Ella Hilir menggencarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan penambangan emas tanpa ijin [PETI] alias ilegal. Hal tersebut sebagai upaya aparat penegak hukum [APH] dalam mengantisipasi kegiatan ilegal yang melanggar hukum.

Polsek Ella Hilir menggencarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan penambangan emas tanpa ijin [PETI] alias ilegal. Hal tersebut sebagai upaya aparat penegak hukum [APH] dalam mengantisipasi kegiatan ilegal yang melanggar hukum.

WIDEAZONE.com, MELAWI | Polsek Ella Hilir menggencarkan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan penambangan emas tanpa ijin [PETI] alias ilegal. Hal tersebut sebagai upaya aparat penegak hukum [APH] dalam mengantisipasi kegiatan ilegal yang melanggar hukum.

Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Muhammad Syafi’i SIK SH MH melalui Kapolsek Ella Hilir mengatakan langkah yang dilakukan merupakan upaya agar masyarakat tidak melakukan kegiatan PETI

Baca Juga:  Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

“Masyarakat harus mengetahui aturan dan ancaman hukuman yang berlaku,” ujarnya.

Pelaksanaan imbauan dan sosialisasi yang dilakukan, sekaligus guna memastikan tidak ada aktifitas penambangan di wilayah Kecamatan Ella Hilir baik di DAS [Daerah Aliran Sungai] Melawi mau pun di daratan. “Upaya ini akan terus kami lakukan bukti keseriusan Polsek Ella Hilir kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Dilaporkan Dugaan Gelapkan SHM Rp1,5 Miliar, Notaris HRY: Ada Perjanjian Antara Pemilik Tanah dengan Developer

Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak lagi melakukan kegiatan PETI demi terjaganya ekosistem alam yang ada di Kecamatan Ella Hilir.

Laporan Jono Darsono | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong
Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat
Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
SKAKMAT! BPH Bongkar Borok YPLP-PT Sumsel: Pemecatan Rektor UPGRI Palembang Ilegal Alias Kudeta ‎

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 10 September 2026 - 21:59 WIB

Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Selasa, 8 September 2026 - 10:09 WIB

MISTERI 5 TAHUN TERBONGKAR! Rani dan Ayuhana Dibunuh, Jasad Tinggal Tulang-belulang di Rumah Kosong

Selasa, 8 September 2026 - 09:52 WIB

Polrestabes Palembang Gaspol! 102 Motor Digulung, Balap Liar hingga Konvoi Liar Dibabat

Minggu, 6 September 2026 - 11:48 WIB

Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB