WIDEAZONE.COM, JAKARTA | Bareskrim Polri bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) kini tengah mendalami dugaan pembobolan data nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) yang terjadi beberapa waktu lalu. Dugaan peretasan tersebut sempat menjadikan sistem perbankan BSI terhenti selama beberapa hari.
“Tim Siber Bareskrim Polri bersama stakeholder terkait di bawah BSSN melakukan langkah-langkah mitigasi sesuai tugas pokok masing-masing,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, Jumat (19/5/23).
Ia menegaskan, penyidik kini juga berupaya membantu proses pemulihan sistem BSI tersebut.
“Sekaligus memulai proses penyelidikan,” ungkapnya.
Diketahui, pembobolan data nasabah BSI diduga diretas dengan cara menyebarkan virus ransomwere. Peretas bahkan menyebarkan data nasabah itu di dark web. (JFA)



![Direktur Utama PT Bima Citra Realty [BCR], Ahmad Marzuki.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260810-WA0001-225x129.jpg)





![Direktur Utama PT Bima Citra Realty [BCR], Ahmad Marzuki.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260810-WA0001-129x85.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
