Oleh : Bayumie Syukri AP SE MSi (Praktisi dan Pemerhati Pendidikan)
Latar Belakang
Pemahaman terhadap pendidikan yang memerdekakan penting untuk saat ini. Pendidikan yang memerdekakan merupakan sebuah wacana yang dapat membuka kesadaran kita untuk melihat keadaan pendidikan yang ada di negeri ini. Untuk mempelajari pendidikan yang memerdekakan seseorang perlu belajar dari sejarah.
Dalam kajian sejarah, kesadaran akan jatidiri sebagai bangsa Indonesia yang merdeka tidak terlepas dari peran pendidikan.
Pendidikan seringkali dimaknai hanya sebagai proses pengembangan intelektual yang parsial saja, hanya terkait dengan mata pelajaran yang diajarkan. Seringkali pendidikan dianggap selesai ketika anak didik sudah memahami materi pelajaran. Persoalan kemanusiaan seakan-akan dilepaskan dari konteks pembelajaran.
Padahal dalam sejarahnya, pendidikan selalu diupayakan dengan tujuan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kemanusiaan, bukan terlepas darinya.
Istilah pendidikan yang memerdekakan merupakan sebuah istilah yang dipopulerkan oleh Ki Hajar Dewantara. Ki Hajar Dewantara merupakan seorang tokoh pendidikan di Indonesia. Dan ia merupakan salah satu tokoh yang mendirikan Taman Siswa.
Usahanya dalam mendirikan Taman Siswa merupakan suatu bentuk kepeduliannya dalam membangun, meningkatkan dan meninjau kembali sistem pendidikan di Indonesia. Model pendidikan yang dibentuk oleh Ki Hajar Dewantara, yaitu Pendidikan yang Memerdekakan.
Oleh karena itu, penulis meyakini bahwa melalui perjuangan yang dimulai oleh Ki Hajar Dewantara, bangsa Indonesia memiliki harapan untuk semakin dimanusiakan dan memiliki kemanusiaan. Usaha memanusiakan manusia tersebut diupayakan melalui pendidikan. Usaha tersebut merupakan suatu bentuk perwujudan cita-cita membangun manusia Indonesia. Dalam hal ini kesadaran mengenai esensi pendidikan yang bertujuan memanusiakan manusia penting disadari.



![Turnamen Perkumpulan Besar Padel Indonesia [PBPI] Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026 resmi ditutup di Luxury Padel Club Palembang, Minggu 2 Agustus 2026, setelah berlangsung selama empat hari sejak 30 Juli.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260803-WA0004-225x129.jpg)
![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-225x129.jpg)




![Turnamen Perkumpulan Besar Padel Indonesia [PBPI] Palembang Series II Kapolda Sumsel Cup 2026 resmi ditutup di Luxury Padel Club Palembang, Minggu 2 Agustus 2026, setelah berlangsung selama empat hari sejak 30 Juli.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260803-WA0004-129x85.jpg)
![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-129x85.jpg)






![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

