Menurut Yan, keseimbangan antara modal awal dengan keuntungan perbulan harus menjadi pertaimbangan yang harus diperhatikan. “Jika tidak begitu, pelaku usaha BBM di Pertashop bakalan bangkrut,” tambah Yan.
Sementara itu, tokoh muda dari Partai Gerindra Ajie Nugraha yang selalu aktif membela kepentingan masyarakat itu, mengatakan bahwa sudah waktunya kerugian yang diderita pelaku usaha BBM di Pertashop mendapat perhatian dari Pertamina.
Artinya, kata Ajie, para pelaku usaha ini perlu diberi ruang lebih luas, sehingga mereka bisa bergerak lebih leluasa.
“Dari investasi yang ditanam senilai Rp 510 juta, mereka tentu akan menghadapi berbagai tantangan yang tidak ringan. Apalagi dari info yang didapat, mereka mengalami persoalan yang harus menjadi perhatian kita,” imbuhnya.
Dengan keuntungan Rp 1,2 juta per bulan, jika perhitungan bisnisnya tidak tepat, tentu akan merugikan mereka. Sebab, katanya, biaya hidup untuk mempekerjakan seorang operator minyak di Pertashop sudah tentu akan merugikan pemodal.








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










