Kegiatan tersebut dilaksankan dengan tujuan Agar seluruh Aparat Kowil menguasai pengetahuan yang terkandung dalam materi Binsiap Apwil dan Puanter serta memiliki kesamaan langkah dan tindakan dalam menjalankan tugas binter tingkat perorangan maupun satuan.
Pasiter Kodim Kendari Kapten Inf Basir Ando selaku penyelenggara menyampaikan beberapa arahan tentang pentingnya sosialisasi ini kepada anggota teritorial agar nantinya bisa lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya, sehingga tidak terjadi keraguan dalam mengaplikasikan atau melaksanakan tugas dilapangan.
“Sasaran penyelengaraan Binsiap Apwil dan Puater ini diharapkan agar lebih optimal, efektif dan efisien, dalam penyelengaraan dan acuan pelaksanaannya serta dapat meningkatkan kemampuan Prajurit dalam melaksanakan, menjabarkan, mensosialisasikan Binter ke Wilayah, sehingga terwujud Prajurit yang memiliki Mental, Disiplin, Semangat yang tangguh dan Profesional serta dapat berintergrasi dengan komponen masyarakat dalam melaksanakan tugas di satuan komando kewilayahan di jajaran Kodim Kendari,”Ungkapnya
Di samping itu Dandim 1417/ Kendari Kolonel Kav Agus Waluyo SIP menegaskan, ada beberapa penekanan kepada para peserta untuk dijadikan pedoman dalam bertugas diantaranya, meningkatkan dan pelihara kesiapan sebagai aparat wilayah serta mantapkan kemampuan teritorial, meningkatkan kemampuan pemberian laporan kepada Komando atas agar dapat di tindak lanjuti serta mempelajari kembali materi-materi lima kemampuan teritorial, Sikap teritorial dan metode pembinaan teritorial.
“Kegiatan ini bisa menyamakan langkah dan misi para Babinsa dalam pengabdian kepada Bangsa dan Negara melalui tugas pembinaan teritorial di wilayahnya dan terpeliharanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat,” imbuhnya.
Laporan Umar Danny








![Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan [Menko Polkam] RI, Jenderal TNI [Purn] Prof Dr Dudung Abdurachman didampingi Wali Kota Ratu Dewa turun langsung meninjau posko dan lokasi karhutla di Kecamatan Sematang Borang, Kamis 15 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261015-WA0008-225x129.jpg)








![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

